5 Manfaat Menampung Air Hujan yang Tak Terduga

Klikhijau.com – Di penghujung Agustus, kemarau biasanya telah bertandang. Tapi tahun ini ada yang beda. Curah hujan masih tinggi. Bahkan hujan yang turun menjenguk bumi bisa tidak berhenti sehari s...

5 Manfaat Menampung Air Hujan yang Tak Terduga
Bacakan Artikel



  • Membantu pekerjaan rumah



Air hujan yang ditampung bisa pula digunakan untuk keperluan rumah tangga, semisal untuk mencuci pakaian, mencuci piring atau digunakan untuk mengepel lantai

Cara ini akan lebih menghemat juga pengeluaran kamu.



  • Untuk mandi



Ketika keadaan mendesak. Air PDAM tidak mengalir atau listrik padam hingga tidak bisa mengalirkan air dari sumur bor. Maka, air hujan yang ditampung bisa digunakan untuk mandi. Jika  kamu khawatir akan berbau. Kamu bisa memberinya obat penjernih air agar baunya hilang dan airnya jernih.


  • Bisa dipakai berwudhu



Bagi umat Islam. Air hujan memiliki manfaat yang besar, yakni bisa digunakan untuk bersuci. Dilansir dari Republika, ada sebuah masjid bernama  Az-Zikra yang terletak di Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Masjid tersebut masih terbilang baru, karena mulai berdiri tahun 2007 lalu. Namun, ada hal menarik dari  masjid ini, yakni  caranya mengelola air hujan.

Pengurus masjid tersebut memanfaatkan air hujan sebagai sumber air wudhu. Air hujan mereka tampung lalu disatukan dengan air sumur.

Hal itu dilakukan karena  sumber air di sekitar masjid tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan jamaah.

Karena itulah, pengurus  mencari solusi agar air hujan yang tumpah dari langit bisa diolah dan kemudian disalurkan ke sepuluh bak penampungan (toren) air, sehingga bisa digunakan untuk berwudhu.

Menurut sebagian besar ulama, air hujan  memiliki sifat suci dan mensucikan. Sehingga air hujan  dapat digunakan sebagai air wudhu, bahkan bisa digunakan untuk sebagai mandi junub dan membersihkan najis

Hal ini berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW  yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi:

“Ukhrujuu bina hadaza-ladzi ja’alahullahu thuhuran fanatathaharu wa nahmadullaha alaihi”

Artinya: “Keluarlah kalian (para sahabat) bersama kami menuju air ini (air hujan) yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci. Kemudian kami bersuci dengan air ini dan memuji Allah atas nikmat yang diberi.”

Nah, meski  air hujan telah tercemar asam yang tinggi, namun hukum sucinya tetap tidak berubah.

Jadi, selamat menampung air hujan, selamat menikmati manfaatnya!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2