5 Manfaat Jamur Tiram yang Dibudidayakan Rutan Enrekang
Klikhijau.com – Manfaat jamur tiram cukup banyak. Karenanya, saat ini telah jadi komoditi yang cukup banyak dikembangkan oleh masyarakat. Potensi pasarnya menjanjikan karena telah menjadi makanan yang...
Klikhijau.com – Manfaat jamur tiram cukup banyak. Karenanya, saat ini telah jadi komoditi yang cukup banyak dikembangkan oleh masyarakat. Potensi pasarnya menjanjikan karena telah menjadi makanan yang digemari.
Badan Pusat Statistik tahun 2017 mengungkapkan jika tingkat konsumsi jamur di Indonesia mencapai 47.753 ton sedangkan produksinya hanya 37.020 ton. Setiap tahun permintaan jamur tiram meningkat 10% baik untuk kebutuhan hotel, restoran, vegetarian dan lain sebagainya (Kalsum, dkk, 2011).
Selain jadi komoditi pangan, jamur tiram atau Pleurotus ostreatus, manfaat jamur tiram bagi kesehatan juga yang tidak sedikit.
Kandungan nutrisi yang terkandung dalam jamur tiram putih membuat jamur ini memiliki banyak potensi. Di antaranya sebagai makanan tambahan, obat dan suplemen (Riris L. Puspitasari, M. Habib Pangeran, 2015).
Melihat potensi jamur tiram tersebut, membuat masyarakat banyak ‘bertani’ jamur jenis ini. Hal ini mencoba pula dimanfaatkan oleh Rutan Kelas IIB Enrekang yang membekali warga binaannya dengan keterampilan melakukan budi daya jamur tiram.
Apalagi menurut penelitian Zulfarina, dkk (dalam Karisman, 2015) bahwa produksi jamur tiram masih rendah karena permintaan konsumen cukup tinggi.
Maka, dengan bekal keterampilan budi daya jamur tiram, warga binaan memiliki modal lebih mandiri ketika masa tahanannya berakhir dan mereka kembali ke masyarakat.
Sebenarnya bukan hanya budi daya jamur tiram yang dilakukan waga binaan Rutan Enrekang, tapi juda ada keterampilan lain, yakn menananm bawang merah, mengolah kopi, dan memelihara ikan nila.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman mengapresiasi dan sangat mendukung pembinaan kemandirian Rutan Enrekang. Ini sesuai dengan Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 yaitu mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan.
“Tetapi harus sesuai prosedur yang berlaku," ujar Taufiq
Hanya saja ada kendala tersendiri ketika membudidayakan jamur tiram, Gea Gita Puspitasari, dkk (2014) menuturkan, daya simpan jamur tiram putih terbilang mudah sekali rusak setelah dipanen, jamur tiram mejadi mudah berubah warna dan keriput. Jamur tiram memiliki umur simpan yang pendek atau cepat mengalami kerusakan.
Manfaat jamur tiram
Setiap 100 gram jamur tiram mengandung protein 19-35 % dengan 9 macam asam amino; lemak 1,7-2,2 % terdiri dari 72 % asam lemak tak jenuh, karbohidrat. Tiamin, riboflavin, dan niasin merupakan vitamin B utama dalam jamur tiram selain vitamin D dan C, mineralnya terdiri dari K, P, Na, Ca, Mg, juga Zn, Fe, Mn, Co dan Pb. Mikro elemen yang bersifat logam sangat rendah sehingga aman dikonsumsi tiap hari (Saat Egra, dkk, 2018) Untuk lebih jelasnya berikut 5 manfaat jamur tiram yang perlu Anda ketahui agar tidak ragu mengonsumsinya demi kesehatan:-
Mengurangi risiko kanker
-
Meningkatkan daya tahan tubuh
-
Kaya antioksidan
-
Menurunkan kolesterol
-
Meningkatkan kolagen