5 Langkah Melindungi Tanaman dari Hewan Liar
Klikhijau.com - Sebelum memulai bercocok tanam, sebagian besar petani memilih untuk merencanakan agar tanaman mendapatkan hasil panen yang melimpah. Di sisi lain, beberapa petani memilih untuk melewat...
Klikhijau.com - Sebelum memulai bercocok tanam, sebagian besar petani memilih untuk merencanakan agar tanaman mendapatkan hasil panen yang melimpah. Di sisi lain, beberapa petani memilih untuk melewatkan agenda perencanaan.
Proses perencanaan dilakukan untuk mengatasi tantangan dan kendala yang seringkali menghampiri saat proses bercocok tanam dilakukan.
Hal terpenting yang biasanya dilakukan pada perlindungan tanaman dan penyakit adalah membuatnya terlindung dari serangan hama, gulma, dan pemberian pupuk. Dengan melakukan perencanaan di atas, maka diharapkan hasil panen akan melimpah. Sayangnya, kerapkali petani lupa untuk menghadapi tantangan lainnya yang tak disadari, yakni hewan liar.
Tak hanya di Indonesia, hewan liar merupakan tantangan bagi para petani di seluruh dunia. Banyaknya hewan, seperti babi, kelinci, dan hewan liar lainnya tentu bisa saja menjadi penyebab utama kerusakan serius pada tanaman Anda.
Mereka dapat dengan mudah merusak tanaman dengan memakan, menginjak, atau bahkan berlari. Karena inilah, hewan liar harus mendapat penanganan khusus yang harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyakiti si hewan juga.
[irp]
Sebagai petani yang sukses, tentu tidak hanya memikirkan keuntungan semata, namun juga memikirkan kesejahteraan makhluk hidup lainnya dengan menjaga ekosistem dan menaga agar makhluk hidup lain, terutama hewan tidak tersakiti. Bagaimana metode yang tepat untuk melindungi tanaman dari hewan liar?
-
Membuat Pagar Pertanian
-
Penolak Alami
-
Penolak Kimiawi
-
Hambatan Biofisik
-
Penolak Elektronik