5 Kisah Haru di Balik Kehidupan Keluarga Pemulung

Klikhijau - Di kota-kota besar, hiduplah para pemulung yang menghabiskan waktunya di jalanan atau di tempat sampah. Keras kehidupan! Begitulah, banyak orang terpaksa hidup dengan mengandalkan kemampua...

5 Kisah Haru di Balik Kehidupan Keluarga Pemulung
Bacakan Artikel

Bagi Ketrina, anak-anaknya bagaikan mutiara sehingga ia tetap berjuang mencari uang agar mereka lulus mendapat gelar sarjana, sama seperti anak-anak lainnya.

"Saya banting tulang, bekerja seperti ini agar anak-anak bisa jadi orang, paling tidak bisa jadi sarjana seperti orang lainnya, mereka kebanggaanku. Saya rela tidak makan yang penting mereka tetap kuliah," tutur Ketrina dilansir Kompas.

[irp]

Pemulung dengan puluhan juta tabungan

Pada Maret 2019, kita dikejutkan dengan berita sebuah rumah keluarga pemulung yang ternyata memiliki uang puluhan juta dan simpanan emas. Keluarga Sutarman (62), warga Dusun Tawangrejo, Desa Keseneg, Purworejo dikenal bekerja sebagai pemulung. Kondisi hidupnya menyedihkan karena rumahnya hanya terbuat dari anyamanย  bambu berukuran 2,5 x 6 meter. Tampak kumuh dan penuh rongsokan.

Prihatin dengan kondisi keluarga ini, pihak desa pun mengambil inisiatif melakukan pembersihan rumah. Rencananya akan dibangunkan ulang rumah yang layak. Tak disangka, pada saat pembersihan ditemukan uang tunai lebih dari Rp 35 juta. Tabungan berisi saldo Rp 8 juta dan emas 22,5 gram.

Walau pihak desa bersama pihak keamanan menemukan sejumlah uang di rumah keluarga Sutarman, rumahnya akan tetap dibersihkan dan diperbaiki. Pihak desa berharap, uang Sutarman dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak-anaknya.

Diketahui, Sutarman hidup bersama istrinya Sutiyem (63) dan kedua anaknya Linda Permaisuri (18) dan Handoko Prabowo (14). Setiap harinya, satu keluarga ini berangkat memulung dari pagi hingga sore hari bahkan terkadang hingga larut malam.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: