Klikhijau.com – Setelah sukses menggelar Sekolah Geopark #2, Youth Forum Geopark Maros Pangkep kembali menggelar Sekolah Geopark #3. Sekolah Geopark #3 ini dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juni 2024 lalu....
Klikhijau.com – Setelah sukses menggelar
Sekolah Geopark #2,
Youth Forum Geopark Maros Pangkep kembali menggelar Sekolah Geopark #3. Sekolah Geopark #3 ini dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juni 2024 lalu.
Adapun peserta yang lolos ikut dalam sekolah geopark edisi 3 ini adalah peserta yang telah mengikuti sekolah geopark edisi 1 dimaros dan edisi 2 di Pangkep. Peserta yang lolos sebanyak 50 orang yang berasal dari
Kabupaten Maros dan Pangkajene Kepulauan (Pangkep).
Sekolah Geopark #3 merupakan upaya konkret Youth Forum Geopark Maros Pangkep dalam mengedukasi dan menginspirasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam pelestarian kawasan Geopark Maros Pangkep.
Agenda pertama peserta sekolah geopark bersama Pengurus Youth Forum adalah menyusuri gua batu. Kegiatan ini dipandu oleh
tour guide lokal yang ada dalam
kawasan Bantimurung.
[irp]
Setelah mengeksplor keindahan Bantimurung, peserta kembali dibekali dengan dengan materi tentang
flora dan fauna yang ada di kawasan Maros-Pangkep. Setelah itu, masuk materi kedua tentang kawasan konservasi dan hubungan dengan masyarakat lokal
“Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, kami yakin kegiatan ini akan memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ungkap Jumardi, Ketua Youth Forum Geopark Maros Pangkep
Jumardi juga menambahkan bahwa edisi ke 3 sekolah geopark tersebut, ia berharap akan sangat berkesan bagi peserta. Karena selain diberikan materi tentang fauna dan flora yang berada di kawasan karst, peserta diajak mengeksplore kawasan air terjun Bantimurung, bahkan masuk kegua mimpi dengan dipandu oleh guide lokal yang berpengalaman.
[irp]
Youth Forum Geopark Maros Pangkep merupakan sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan geologi, alam, dan budaya di kawasan Geopark Maros Pangkep.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh stakholder yang telah mendukung acara kami, ada Pemerintah Kabupaten Maros, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Fauna Flora IP Sulawesi, Himpunan Pramuwisata Indonesia Kab. Maros, KPE Bantimurung, Abu Darda indonesia dan Genpi Maros. Semoga
kolaborasi yang kami buat bisa berjalan dengan baik dan erat ke depannya,” tutup Jumardi.
[irp]