Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam

Klikhijau.com – Garam merupakan salah satu bahan masakan yang penting untuk penambah rasa dari masakan. Makanan terasa hambar dan tidak enak jika tidak dibumbui garam. Keripik tempe terasa lebih gu...

Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam
Bacakan Artikel
IT

IT

Smart Mediatama Indonesia

Klikhijau.com – Garam merupakan salah satu bahan masakan yang penting untuk penambah rasa dari masakan. Makanan terasa hambar dan tidak enak jika tidak dibumbui garam.

Keripik tempe terasa lebih gurih karena ada rasa asin di dalamnya. Tanpa rasa asin yang berasal dari garam, keripik tempe tidak akan terasa gurihnya.

Garam memang bisa menambah rasa agar makanan tidak terasa hambar. Namun, bahaya jika mengonsumsi garam terlalu banyak.

Pujiono di laman Beritagar.id menuliskan, kematian nomor satu di Amerika Serikat disebabkan serangan jantung. Penyebabnya antara lain adalah konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung natrium dan bahan pengawet, termasuk garam.

[irp]

Karena itu, berhati-hatilah mengonsumsi garam sebab jika terlalu banyak, bisa berbahaya bagi kesehatan.

WHO dan hasil penelitian para ahli

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setiap orang untuk mengonsumsi garam kurang dari 5 gram per hari.

Meski bahaya konsumsi garam, namun secara global rata-rata orang mengonsumsi berlebih – 10 gram per hari. Hali ini bisa menaikkan tekanan darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.

Banyak studi yang menunjukkan sebuah hubungan linear antara asupan garam dan penyakit kardiovaskuler. Ketika asupan garam meningkat, meningkat pula risiko terserang penyakit kardiovaskuler dan kematian dini.

Meski para ahli kesehatan telah berusaha mengatasi masalah ini selama beberapa dekade, tapi masih terkendala beberapa hambatan.

Tapi tim penelitian terbaru dari Queen Mary University of London, menemukan kekurangan dalam penelitian sebelumnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2