Vespa dari Koran Bekas Karya Napi Lapas Bulukumba “Beraksi” di Sulsel Expo
Klikhijau.com – Mengunjungi Pameran pembangunan “Sulsel Expo 2019” yang digelar (30 Oktober hingga 2 November) akan membuat saya menemukan banyak hal yang unik. Semisal stand di Dinas Pemadaman Mo...
Klikhijau.com – Mengunjungi Pameran pembangunan “Sulsel Expo 2019” yang digelar (30 Oktober hingga 2 November) akan membuat saya menemukan banyak hal yang unik.
Semisal stand di Dinas Pemadaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bulukumba.
Selain memamerkan kopi Kahayya yang bisa pengunjungi langsung nikmati, stand tersebut juga memerkan hasil kerajinan tangan masyarakat Bulukumba,
Dari berbagai hasil kerajinan tangan yang dipamerkan, saya tertarik dengan hasil kerajinan tangan berupa motor.
[irp]
Salah satunya adalah replika motor vespa yang terbuat dari koran bekas, dan yang lebih menarik lagi, sebab replika motor itu dibuat oleh nara pidana (Napi) binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulukumba.
“Kerajinan tangan ini dibuat oleh Napi, menjadi mata pencaharian mereka untuk menafkahi keluarganya,” ungkap Hj. Irma A. Bube yang menjaga stand ketika saya berkunjung.
Ia menuturkan bahwa kerajinan motor tersebut dibuat oleh napi dalam waktu yang tak terlalu lama. “bisa semingguan,” katanya.
[irp]
Menurutnya, kerajinan tangan tidak dibuat perkelompok, tapi individu. Masing-masing napi membuat kerajinan tangan sendiri. Menuangkan idenya.
Kerajinan tangan napi yang dipamerkan pada Sulsel Expo 2019 bukan hanya replika motor vespa, tapi juga motor trail, harley davidson, tempat tisu, bosara (tempat kue khas Sulsel) dan lainnya yang semua bahannya dari koran bekas.
Hanya yang jadi kendala, menurut Hj Irma adalah bahan baku koran mulai susah didapat karena terjangan media online dan media sosial
Tak bisa dipungkuri, bahwa nasib koran cetak telah berada “di jurang pisah” dengan masyarakat. Meski begitu, menurut hasil survei Nielsen pada 2017, pembaca media cetak masih menggembirakan, sebab masih berada hampir 4,7 juta dari total 9,8 juta total pembaca media massa di Indonesia.
[irp]