Ulin, Kayu Keras Perkasa yang Mulai Langka

Klikhiaju.com - Pernahkah Anda berkunjung ke Sangkima, Taman Nasional Kutai? Di sanalah kita bisa berjumpa dengan salah satu pohon langka saat ini, ulin. Perawakan pohon kuat ini terbesar di Indone...

Ulin, Kayu Keras Perkasa yang Mulai Langka
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Kayu ulin tidak mudah lapuk bahkan jika terendam air. Karenanya tiang-tiang rumah panggung di daerah rawa di Kalimantan menggunakan kayu ulin.

Tak hanya itu, di Sulawesi, terutama di bagian selatan dan barat, kayu ulin menjadi idaman. Mereka memanfaatkan sebagai bahan utama membuat rumah panggung. Mulai dari tiang, balok, hingga papan, semua dari ulin.

Rumah panggung dengan kayu ulin dianggap rumah mewah di Sulawesi Selatan secara umum. Karenanya permintaan kayu ulin dari selatan Sulawesi ini cukup signifikan.

Saya kemudian menjumpai salah satu pemilik rumah panggung di Barru, Sulawesi Selatan.

"Saya mulai membeli kayu seppu untuk bagun rumah ini, tahun 1993. Harganya saat itu sekitar 300 ribu per kubiknya. Saat ini harganya sudah mencapai 12 juta," ujar Jamaluddin, pemilik rumah panggung dari ulin.

Seppu adalah nama lokal kayu ini di wilayah berbahasa Bugis ini.

Permintaan yang tinggi dengan persediaan terbatas membuat harganya terus melejit. Karena terus diperdagangkan membuat stok di alam juga terus menipis, bahkan langka.

Langka karena hanya memanfaatkan ulin yang tumbuh alami di alam. Sampai saat ini ulin belum ada yang berhasil membudidayakannya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2