Ukuran Bayi yang Lebih Kecil Dikaitkan dengan Panas Ekstrem Akibat Perubahan Iklim

Klikhijau.com - Peneliti dari Universitas Adelaide mengungkapkan hal mencengangkan tentang bayi. Bukan tentang menggemaskannya, tetapi tentang ukurannya yang lebih kecil. Juga berat badannya yang rend...

Ukuran Bayi yang Lebih Kecil Dikaitkan dengan Panas Ekstrem Akibat Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Pakistan telah mengalami gelombang panas, kekeringan, dan banjir yang lebih sering dalam beberapa dekade terakhir, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi.

โ€œDi Pakistan, gelombang panas tidak terjadi secara terisolasi. Gelombang panas berinteraksi dengan tantangan yang sudah ada seperti kemiskinan, akses layanan kesehatan yang terbatas, kualitas udara yang buruk, dan kekurangan gizi pada ibu, yang berarti perubahan iklim dapat memperdalam risiko bagi ibu dan bayi baru lahir dengan cara yang jauh dari setara,โ€ kata penulis utama Hira Fatima, seorang Rekan Peneliti Pascasarjana dari Pusat Penelitian HEAL Global di Universitas Canberra.

โ€œStudi kami menunjukkan bahwa kekurangan struktural ini sudah membentuk siapa yang paling berisiko mengalami berat badan lahir rendah akibat panas.โ€

Sebagai bagian dari studi ini, para peneliti membuat indeks kerentanan panas untuk mengidentifikasi provinsi-provinsi yang berisiko lebih tinggi mengalami berat badan lahir rendah yang terkait dengan suhu yang lebih panas, dengan Punjab Selatan, Sindh utara, dan Baluchistan dianggap sebagai daerah yang paling rentan.

โ€œTemuan kami menunjukkan bahwa adaptasi iklim di Pakistan tidak bisa hanya berhenti pada peringatan panas saja. Adaptasi tersebut perlu mencakup layanan kesehatan ibu yang lebih kuat, perlindungan yang lebih baik bagi ibu hamil yang rentan, dan dukungan yang tepat sasaran untuk distrik-distrik yang menghadapi risiko panas terbesar,โ€ kata Dr. Fatima.

[irp]

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: