Transformasi Digital Kehutanan 4.0 Harus Diarahkan untuk Ekonomi Hijau

Klikhijau.com – Perubahan selalu saja terjadi. Tak ada bidang kehidupan yang lepas darinya. Perubahan tak pernah jeda bergerak, khususnya di bidang komunikasi dan informasi. Kedua bidang tersebut,...

Transformasi Digital Kehutanan 4.0 Harus Diarahkan untuk Ekonomi Hijau
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Perubahan selalu saja terjadi. Tak ada bidang kehidupan yang lepas darinya. Perubahan tak pernah jeda bergerak, khususnya di bidang komunikasi dan informasi.

Kedua bidang tersebut, saat ini sedang melakukan lompatan. Apalagi sejak lahirnya teknologi digital, kelahirannya telah membawa umat manusia dalam lompatan yang jauh ke depan.

Teknologi digital membawa dampak yang hebat pada hampir semua aspek kehidupan dalam era Industri 4.0.

Dampaknya, juga dirasakan oleh pihak kehutanan. Karenanya pemerintahan digital (digital government) menjadi  sebuah keniscayaan yang harus dilakukan. Terutama dalam pengelolaan hutan dan kawasan hutan dengan seluruh potensi sumber daya alamnya (SDA).

Tidak hanya SDA, tetapi  juga manusia dan segenap aset di dalamnya. Dengan tujuannya mengurangi kerusakan hutan dan ekosistemnya ekosistemnya yang berdampak pada produksi dan konsumsi berkelanjutan dengan melindungi planet, hutan, dan bisnis kehutanan.

Memperingati Hari Hutan Internasional 2022, Pusat Penelitian Strategis Kehutanan (PUSKASHUT), Yayasan Sarana Wana Jaya (YSWJ), bekerjasama dengan Pensiunan Kehutanan Indonesia (PENSHUTINDO) dan Koperasi Pegawai Kehutanan (KOPKARHUTAN), menyelenggarakan lokakarya nasional atau seminar nasional.

Acara tersebut diselenggarakan secara hybrid yang dimoderatori oleh Ketua Puskashut YSWJ, Harry Santoso dengan menghadirkan beberapa narasumber.

Acara itu digelar  di Jakarta Kamis, 24 Maret 2022 lalu dengan tema “Transformasi Digital Dukung Inovasi Kehutanan 4.0 Ekonomi Hijau untuk Menyelamatkan Bumi”.

Tujuannya untuk membahas kebijakan, strategi, skenario, capaian implementasi, tantangan, isu dan kendala.

Membutuhkan itikad kuat

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono, membahas pembangunan kehutanan berbasis 4.0. Untuk mitigasi perubahan iklim dan mencapai ekonomi hijau. Dilihat dari kekuatan komparatif Indonesia saat ini, transformasi digital telah memperkuat kerja di tingkat tapak.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2