Tips Sederhana Mengusir Tungau dari Tempat Tidur secara Alami
Klikhijau.com – Tungau atau kutu busuk atau apa pun namanya. Haruslah dibasmi. Baunya yang busuk dan gigitannya yang membuat tidur tak lelap. Hanyalah salah satu alasan untuk membasminya atau mengusir...
Klikhijau.com – Tungau atau kutu busuk atau apa pun namanya. Haruslah dibasmi. Baunya yang busuk dan gigitannya yang membuat tidur tak lelap. Hanyalah salah satu alasan untuk membasminya atau mengusirnya.
Setidaknya, saya pernah memiliki pengalaman mengesalkan perihal makhluk kecil yang jago sembunyi itu. Suatu waktu, ketika sedang membaringkan tubuh di kasur. Sesuatu merayapi kulit, saya mengusapnya—mengira itu hanya semut.
Namun, begitu tersentuh dan mati dengan tubuh penyet mengeluarkan isi perutnya. Bau tak bersahabat dengan indera penciuman tercium. Baunya busuk.
Saya kemudian memperhatikannnya. Ternyata itu bukan semut, tapi tungau. Dan yang paling sial, ternyata bukan hanya seekor, tapi tak terhitung jumlahnya.
[irp]
Mereka menguasi kasur dan bantal yang biasa saya gunakan. Tak ada cara lain yang bisa saya temukan di saat kepepet seperti itu, selain menyemprotnya dengan kapur barus bercampur cairan pembasmi nyamuk.
Setelahnya saya mengangkat kasur dan bantal ke halaman rumah—menjemurnya. Hasilnya, tungau-tungau itu mati.
Tungau yang bernama latin Cimex lectuarius memiliki beragam nama, ada yang menyebutnya kepinding atau tumilia. Dan di kampung saya, namanya kasaleang. Dan pada lanjutan tulisan ini, saya akan menggunakan nama kasaleang untuk tungau.
Kasaleang ini memiliki tubuh yang mungil, ia jago ngumpet. Sulit terdeteksi. Ia akan bertelur di lipatan tempat tidur, bantal, kursi, maupun sofa.
Ketika kita sedang tidur, duduk atau hanya berbaring. Kasaleang ini akan mengadakan pesta pora atas darah kita.
Karena ia memang dikenal sebagai spesies yang suka mengisap darah manusia. bahkan juga bisa hewan berdarah panas.
Bagi kasaleang, darah merupakan cara untuk perkembangannya. Ketika telur-telurnya menetas, baunya tak terkira busuknya.
Ia berkembang cukup cepat dan sulit ditemukan. Namun, meski begitu bukan berarti tak bisa dibasmi.
Ada beberapa cara membasminya dengan cara alami, tak seperti yang saya lakukan menggunakan zat kimia. Ini cara efektif mengusirnya dengan menggunakan cara dan bahan alami:
[irp]
-
Menggunakan cuka
-
Larutan garam
-
Kulit durian
-
Air panas
-
Menjemur di terik matahari
-
Menggunakan jus bawang
-
Daun sirsak
-
Bunga lavender