Tips Menangani Daging Kurban agar Tidak Cepat Membusuk dan Tetap Empuk Saat Dimasak
Klikhijau.com – Idul Adha selalu identik dengan bagi-bagi daging kurban. Hal itu membawa kebahagian tersendiri, baik yang menerima maupun yang membagikan. Saat mendapat daging kurban, apalagi jika cuk...
Klikhijau.com – Idul Adha selalu identik dengan bagi-bagi daging kurban. Hal itu membawa kebahagian tersendiri, baik yang menerima maupun yang membagikan. Saat mendapat daging kurban, apalagi jika cukup banyak. Tentu tidak mungkin dimasak sekaligus.
Karena itu, perlu disimpan beberapa saat. Saat masa penyimpanan itulah, masalah kerap muncul. Banyak di antara kita yang bingung bagaimana cara menyimpannya agar tidak cepat membusuk dan tetap empuk saat dimasak nanti.
Periset Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN, Selma Noor Permadi mengatakan bahwa daging kurban sebaiknya ditangani dengan baik dan higienis sejak setelah penyembelihan, tidak langsung dimasak tetapi didinginkan terlebih dahulu agar proses alami pada daging berjalan optimal.
“Penyimpanan pada suhu rendah penting untuk menjaga kualitas dan mencegah pertumbuhan bakteri. Saat pengolahan, daging harus dimasak hingga matang sempurna agar aman dikonsumsi. Dengan cara seder-hana ini, daging kurban dapat tetap sehat aman, dan berkualitas untuk dikonsumsi bersama keluarga,” katanya.
[irp]
Dalam hal penyimanan, sahabat hijau jangan khawatir. Periset BRIN, sebagaimana dikutip dari laman Instagram BRIN telah membagikan tips agar daging kurban tidak berbau, tetap juicy, dan bebas dari kuman, berikut panduan lengkapnya:
-
Mendiamkan daging di kulkas 4-10 jam sebelum dimasak
-
Potong melawan arah
-
Tambahkan garam untuk bakso atau sosis
-
Gunakan suhu minimal 71 derajat celsius
-
Bersihkan kotoran daging dengan tisu dapur
-
Memotong sesuai porsi
-
Gunakan kunyit atau bawang putih
-
Simpan di wadah kedap udara
-
Beri label tanggal penyimpanan
-
Bekukan di freezer suhu ideal -18 derajat celsius