Teruji Secara Ilmiah, Tanaman Obat Zodia Ampuh Atasi Nyamuk DBD

Klikhijau.com – Zodia, Ia berasal dari keluarga Rutaceae. Nama yang terdengar tidak asing sebab mirip dengan zodiak. Hanya kurang huruf K saja. Zodia merupakan penghuni asli Papua, iya zodia adalah...

Teruji Secara Ilmiah, Tanaman Obat Zodia Ampuh Atasi Nyamuk DBD
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Dan jika terpapar dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan kematian pada nyamuk atau serangga. Fatalnya,  tidak  hanyak menimbulkan efek samping pada manusia maupun lingkungan.

Tidak hanya daunnya yang bisa bermanfaat, tapi juga  kulitnya.  Pada rebusan kulit batangnya terdapat terpenoid yang ditemukan secara alam. Ini bisa bermanfaat sebagai pereda demam malaria.

Ampuh mengusir nyamuk DBD

DBD atau demam berdarah dengue  adalah jenis penyakit yang banyak mengancam dan mematikan.

Penyakit ini banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, khususnya di Amerika Tengah, Amerika, Karabia dan Asia Tenggara yang di dalamnya mencakup juga Indonesia.

Penyakit ini cukup meresahkan. Media penyebarannya adalah nyamuk yang bernama Aedes aegypti.  DBD menjadi ancamanya yang nyata dan serius  bagi kesehatan masyarakat di dunia.

World Health Organization (WHO) mengungkapkan jika  setidaknya ada 100 negara di dunia yang menjadi daerah endemik DBD dan sekitar 40% dari populasi dunia (2,5 milyar orang) berisiko terkena DBD.

Untuk memerangi nyamuk penyebab DBD ini. Masyarakat banyak menggunakan “racun” berbahan kimia.

Padahal penggunan bahan kimia memiliki risiko yang besar terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Hal itu dikarenakan  bahan kimia memiliki residu yang bisa menghinggapi  lingkungan.

Sedangkan untuk manusia, bahan kimia bisa  sakit kepala, iritasi, dan hilang ingatan.  Tidak hanya itu, dampaknya juga  bersifat beracun pada beberapa hewan air.

Penggunaan pestisida sintetis untuk mengusir nyamuk, residunya dapat-mencemari tanah, air, dan udara yang mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan (Nursal, 2005).

Dampak buruk lainnya dari penggunaan bahan kimia adalah bisa melahirkan dampak resistensi bagi nyamuk penyebab DBD.

Indonesia, menurut beberapa penelitian bahwa populasi nyamuk yang resisten terhadap berbagai jenis insek-tisida, termasuk piretroid telah merasuki  beberapa daerah di tanah air (Budiman dan  Rahmawati, 2015)

Pengelolaan tanaman obat zodia

Daun zodia, bisa dipakai secara “manual” yakni tanpa pengelohan. Cukup petik saja lalu gosokkan ke bagain bagian tubuh. Hal ini cukup efektif untuk mengusir nyamuk, termasuk nyamuk penyebab DBD.

Namun, sebenarnya daun zodia bisa diolah jauh lebih “canggih” apalagi tanaman ini mengandung minyak atsiri

Eva Susanty Simaremare dkk, 2017 berpendapat jika zodia bisa dioalh dalam bentuk sabun menggunakan minyak atsiri. Caranya harus melalui prose distilasi uap.

Sabun dari daun zodia memiliki busa yang banyak, pH 8-9, homogen, dan tidak menyebabkan iritasi. Ia memiliki warna putih kekuningan, berbau khas, dan berbentuk padat.

Dengan penambahan 1,4% minyak atsiri zodia akan memiliki daya proteksi 81% terhadap nyamuk Aedes aegypti. Ini bisa jadi pula penambahan konsentrasi minyak atsiri zodia untuk menambah daya proteksi sebagai reppelent.

Minyak atsiri zodia bisa   diformulasi dalam bentuk sediaan sabun. Sabun adalah senyawa natrium dan kalium dengan asam lemak dari minyak nabati dan atau lemak hewani berbentuk padat, lunak atau cair, dan berbusa yang dapat digunakan sebagai pembersih.

Dengan menggunakan sabun zodia untuk mandi, diharapkan minyak atsiri yang terdapat dalam sabun dapat menempel pada badan sehingga mampu menghalau nyamuk.

Selain diolah menjadi sabun, tanaman ini juga bisa disulap jadi  lotion anti nyamuk berbahan aktif daun zodia.

Perihal harga, menurut  Suryanti, (2014) lation dapat bersaing dengan anti nyamuk berbahan DEET.  Hal ini disebabkan karena untuk membuat lation, bahan baku yang digunakan tidak perlu impor. Bahan bakunya “melimpah” dalam negeri tercinta ini.

Tidak hanya berhenti pada sabun dan lation saja, tanaman ini juga bisa diolah jadi  insektisida alami dalam bentuk mat dengan metode elektrik.

Apalagi  minyak atsiri daun zodia memiliki aktifitas dalam membunuh nyamuk Aedes aegypti 100% dalam rentang waktu 20-30 menit (Fitriani Diah Lestari dan Eva Susanty Simaremare, 2017)

Karena itu, sudah saatnya kita  beralih  memanfaatkan sumber daya alam, khususnya tanaman yang dianggap bisa mengusir anti nyamuk yang aman, mudah, dan murah serta ramah lingkungan.

Tanaman yang perlu dibudidayakan, salah satunya adalah menanam tanaman anti nyamuk di pekarangan rumah, misalnya tanaman zodia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2