Teruji Secara Ilmiah, Tanaman Obat Zodia Ampuh Atasi Nyamuk DBD

Klikhijau.com – Zodia, Ia berasal dari keluarga Rutaceae. Nama yang terdengar tidak asing sebab mirip dengan zodiak. Hanya kurang huruf K saja. Zodia merupakan penghuni asli Papua, iya zodia adalah...

Teruji Secara Ilmiah, Tanaman Obat Zodia Ampuh Atasi Nyamuk DBD
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Zodia, Ia berasal dari keluarga Rutaceae. Nama yang terdengar tidak asing sebab mirip dengan zodiak. Hanya kurang huruf K saja.

Zodia merupakan penghuni asli Papua, iya zodia adalah tanaman khas  Papua. Bagi masyarakat papua, zodia bukan sekadar tanaman.

Namun, ia adalah “sekutu” yang setia untuk memerangi nyamuk. Di beberapa literatur mengungkapkan orang Papua jika masuk hutan, akan menggunakan daun zodia untuk mengusir nyamuk.

Caranya cukup menggosokkannya ke badan—maka nyamuk tidak akan mendekat. Itu karena daunnya mengandung linoloo dan a-pinena. Dua kandungan ini secara ilmiah mampu mengusir nyamuk .

Untuk menghasilkan  minyak atsiri, daun zodia dapat disuling. Daun tanaman ini   mengandung bahan aktif evodiamine dan rutaecarpine—kedua bahan inilah yang membuat nyamuk tidak suka dengan tanaman ini.

Daun Zodia dapat  digunakan sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan dan tidak mengganggu ekosistem. Kandungan evodiamine, rutaecarpine, dan linalool, a-pinene yang efektif sebagai zat pengusir nyamuk  (Anniza Agustina dkk, 2019)

Jika memlihat dari karakteristik pertumbuhannya, tanaman ini bisa dijadikan tanaman pot, sebab tingginya hanya 0,3 sampai 2 meter. Memiliki daun dewasa 20-30cm.

Ia bisa tumbuh subur pada kada ketinggian 400 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut. Dan kabar baiknya, meski jadi tanaman khas Papua, ia kini telah banyak dikembangbiakkan di Pulau Jawa. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai tanaman hias.

Daun tanaman zodia menurut Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro),  mengandung linalool sebanyak 46% dan alfa-pinena sebanyak 13, 26%. Sedangnay linalool (3, 7-dimetil-1,6-oktadien-3-ol).

Kandungan ini menurut Anniza Agustina dkk, (2019) merupakan racun kontak yang meningkatkan aktivitas saraf sensorik pada serangga. Hal ini diyakini ampuh  menyebabkan stimulasi saraf motor sehingga menyebabkan kejang dan kelumpuhan pada beberapa jenis serangga.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2