Studi; Asap Kebakaran Hutan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Autisme pada Anak

Studi; Asap Kebakaran Hutan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Autisme pada Anak
ilustrasi
Bacakan Artikel

 Untuk melacak sebaran polusi, tim peneliti menggunakan model komputer canggih yang memantau partikel polusi kebakaran hutan dari minggu ke minggu pada area seluas 1 kilometer persegi.

Hasil perkiraan tersebut kemudian dirata-ratakan berdasarkan kode pos tempat tinggal para ibu.Peneliti memfokuskan perhatian pada partikel halus, yaitu partikel padat atau tetesan cairan di udara yang berukuran sangat kecil (sekitar 2,5 mikrometer atau sepersepuluh ribu inci).

Kebakaran hutan kini menjadi salah satu sumber utama meningkatnya jenis polusi ini. Agar data lebih konsisten, studi ini berfokus khusus pada kelompok ibu yang tetap memiliki jaminan kesehatan Medicaid dan tinggal di kode pos yang sama selama masa kehamilan mereka.

Diagnosis autisme dan ADHD pada anak diidentifikasi melalui catatan penagihan medis yang metodenya telah teruji akurat dalam penelitian sebelumnya.

Dari data tindak lanjut, sebanyak 8.357 anak didiagnosis menderita autisme. Secara statistik, diperkirakan sekitar 1,9% anak akan menerima diagnosis autisme pada usia delapan tahun.

Paparan asap yang lebih tinggi ternyata berbanding lurus dengan peningkatan risiko. Perbedaan tingkat polusi sebesar 0.75 mikrogram per meter kubik selama masa kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko diagnosis autisme sebesar 30%.

Meski begiti, para peneliti menegaskan bahwa ini adalah peningkatan risiko relatif. Buktinya sebagian besar anak, termasuk yang terpapar asap lebih banyak, tapi tidak mengalami autisme.

Analisis mingguan menunjukkan bahwa kaitan terkuat antara paparan asap dan autisme terjadi pada masa pertengahan hingga bulan-bulan terakhir kehamilan.

Meskipun diagnosis ADHD ditemukan lebih umum (sekitar 10,4% anak pada usia delapan tahun), perbedaan tingkat paparan asap yang sama hanya menunjukkan peningkatan risiko sebesar 3% yang mana angka ini belum bisa sepenuhnya menyingkirkan faktor kebetulan.

Sebuah studi terpisah di California (2001–2019) menemukan hubungan yang secara umum lemah antara rata-rata paparan asap kebakaran hutan dan autisme.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2