Studi; Asap Kebakaran Hutan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Autisme pada Anak

Studi; Asap Kebakaran Hutan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Autisme pada Anak
ilustrasi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Asap dari kebakaran hutan bisa bergerak jauh. Bukan hanya di sekitar hutan yang terbakar. Dan asapnya membawa partikel-partikel kecil. Jika terhirup  dapat membahayakan paru-paru dan jantung.

Bagi perempuan yang sedang hamil, dampaknya bisa lebih besar. Bukan hanya bagi si ibu, tetapi juga bayi yang dikandungnya.

Sebuah studi terbaru di Amerika Serikat (AS) menemukan, paparan asap kebakaran hutan yang lebih besar selama kehamilan dikaitkan dengan kemungkinan autisme yang lebih tinggi pada anak-anak.

Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Pediatrics menyoroti adanya temuan peneliti  yang berkaitan antara ibu hamil yang terpapar asap kebakaran hutan dengan peningkatan risiko anak mereka didiagnosis menderita autisme di kemudian hari.

Studi tersebut melibatkan hampir 900.000 keluarga. Hubungan tersebut paling kuat selama pertengahan dan akhir bulan kehamilan. Para peneliti tidak menemukan hubungan yang jelas dengan ADHD.

Para peneliti mempelajari catatan dari 893.212 ibu dan anak-anak mereka yang terdaftar dalam Medicaid, sebuah program asuransi kesehatan publik.

Anak-anak tersebut lahir antara tahun 2007 dan 2014, dan tim tersebut mengikuti catatan kesehatan mereka sepanjang masa kanak-kanak.

Studi tersebut dipimpin Stefania Papatheodorou, seorang ahli epidemiologi di Rutgers School of Public Health.  Tim tersebut menggunakan catatan asuransi kesehatan untuk mencari pola, sehingga temuan tersebut tidak dapat menunjukkan bahwa asap kebakaran hutan menyebabkan autisme.

“Asap kebakaran hutan dapat menyebar jauh melampaui komunitas tempat kebakaran terjadi, dan paparan dapat terjadi bahkan ketika asap tidak terlihat,” kata Papatheodorou.

Guna memetakan paparan asap, tim  peneliti menggunakan model komputer yang melacak polusi kebakaran hutan dari minggu ke minggu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2