Silakan “Nyontek” ke SMAN 3 Bantaeng yang Tuai Prestasi Melalui Sampah!

Klikhijau.com – Keresahan dan rasa miris kadang lahirkan ide tak biasa. Seperti yang dialami Sitti Tasniah dan suaminya, Muhammad Rusli. Keduanya adalah pembina Pramuka Sekolah Menengah Atas Negeri 3...

Silakan “Nyontek” ke SMAN 3 Bantaeng yang Tuai Prestasi Melalui Sampah!
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Keresahan dan rasa miris kadang lahirkan ide tak biasa. Seperti yang dialami Sitti Tasniah dan suaminya, Muhammad Rusli. Keduanya adalah pembina Pramuka Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Bantaeng.

Ketika keduanya baru ditempatkan di sekolah tersebut, mereka resah dan miris melihat sampah plastik berserakan di area sekolah, baik di dalam maupun di luar sekolah

Karenanya, mereka berinisiatif menelurkan ide yang telah menggumpal di kepalanya. Caranya “sederhana”, keduanya mencanangkan Gerakan Pramuka Cinta Lingkungan.

Dari gerakan itu, lahirlah kesadaran siswa, khususnya yang tergabung dalam anggota pramuka untuk membebaskan sekolah mereka dari jeratan sampah, khususnya sampah plastik.

Setiap pagi, istirahat, atau pulang sekolah, dewan pembina Pramuka SMAN 3 Bantaeng akan mengumpul sampah-sampah dari semua anggota pramuka di sekolah tersebut.

Sampah yang terkumpul kemudian disusun rapi agar tak berserakan, setelah terkumpul mereka lalu menjualnya.  Untuk penjualannya sendiri, Pramuka SMA 3 Bantaeng bekerja sama dengan pembeli gelas plastik bekas.

[caption id="" align="aligncenter" width="650"]Sampah plastik yang dikumpulkan Sampah plastik yang dikumpulkan[/caption]

Hasil penjualan sampah plastik itulah yang membawa Pramuka SMAN 3 Bantaeng bisa mengikuti berbagai event kegiatan tanpa meminta dana dari sekolah.

“September 2018 lalu kami pernah mengikuti lomba musikalisasi di Bogor, sebagian dananya dari hasil sampah,” ujar Tasniah bangga.

Menumbuhkan cinta kebersihan dan Lingkungan

Kebanggaan Tasniah terhadap anggota pramuka yang ia bina memang wajar, sebab dengan adanya kesadaran mengumpulkan sampah, ada dua hal yang mereka dapatkan, kebersihan lingkungan dan tak membebani sekolah masalah biaya kegiatan yang mereka ikuti.

Tasniah mengaku, tak mudah menyadarkan orang lain untuk cinta kebersihan dan lingkungan, khususnya memungut sampah, sebab ada saja yang “membully”

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2