Sering Diabaikan, Berikut Sederet Manfaat Tapak Kuda yang Jarang Terungkap

Klikhijau.com -  Tapak kuda memiliki daun yang mengandung alkaloid, flavonoid,  saponin,  tanin, steroidterpenoid, dan antroquinon. Senyawa-senyawa tersebut menurut Alminsyah dkk (2014) dapat beker...

Sering Diabaikan, Berikut Sederet Manfaat Tapak Kuda yang Jarang Terungkap
Bacakan Artikel

Sebut saja di Aceh, namanya Peugaga, di Banjar namanya jalukap (Banjar), sedangkan di Dayak dinamai Kajalukap.

Tapak kuda juga terdapat di Batak dengan naman ampagaga,  di Sunda dinamai antanan dan dulang sontak, sedangkan di Jawa bernama rending, gagan-gagan,  cowek-cowekan, atau  pane gowang.

Orang Bali menamai tapak kuda dengan nama piduh, di Lombok adalah bebele,  sandanan di  Irian. Di Indramayu dan Cirebon namanya broken copper coin dan semanggen.

Di Suku Makassar namanya pagaga, di Tanah Bugis bernama daun tungke, di Minang dinamai pigago, di Solo namai daun tapak kudo, sedangkan di Kutai dinamai  jelukap atau jalukap.

Manfaat tapak kuda

Bagian yang bisa dimanfaatkan sebagai obat dari tanaman tapak kuda adalah seluruh tanaman, baik yang segar maupun yang sudah dikeringkan.

Untuk pemakaian sebagai obat luar, cukup lumatkan daun segar untuk pemakaian di tempat yang sakit , atau daun segar direbus untuk cuci, atau perasan airnya dari daun segar untuk dioleskan ke tempat yang sakit atau akar dikeringkan, giling menjadi bubuk atau serbuk, tempelkan ke tempat yang sakit, misalnya pada bisul, koreng, eczema.

Untuk obat rematik  gunakan tapak kuda yang segar sebanyak 45 gr ditambah arak ketan dan air sama banyak, direbus. Hasil rebusan diminum. dan untuk bisul adalah 30-60 gr herba segar ditambah gula merah direbus. Setelah masak, ramuan diminum.

 

Sementara untuk mengobati wasir berdarah, siapkan 30 gr herba segar ditambah 360 gr usus ditis, dimakan.

Sedangkan untuk mengobati sakit gigi, siapkan 45 gr akar kering direbus. Kemudian hasil rebusannya diminum.

Meski banyak manfaatnya, namun perlu diingat perempuan hamil dilarang menggunakan tanaman ini sebagai obat.

Klasifikasi ilmiah


  • Kerajaan: Plantae

  • (tanpa takson): Angiospermae

  • (tanpa takson): Eudikotil

  • (tanpa takson): Asteridae

  • Ordo: Apiales

  • Famili: Mackinlayaceae

  • Genus: Centella

  • Spesies: C. asiatica


Nah, sahabat hijau, itulah sekilas tentang tapak kuda, semoga memberi manfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2