Sering Diabaikan, Berikut Sederet Manfaat Tapak Kuda yang Jarang Terungkap

Klikhijau.com -  Tapak kuda memiliki daun yang mengandung alkaloid, flavonoid,  saponin,  tanin, steroidterpenoid, dan antroquinon. Senyawa-senyawa tersebut menurut Alminsyah dkk (2014) dapat beker...

Sering Diabaikan, Berikut Sederet Manfaat Tapak Kuda yang Jarang Terungkap
Bacakan Artikel

Batangnya mengandung  getah warna putih. Batangnya yang merambat memiliki banyak cabang dan masing-masing cabang tersebut akan membentuk tumbuhan baru.

Bunganya berwarna ungu,  berbentuk seperti corong atau tangkai terompet. Pada daerah ketiak daun, bunganya akan dengan terusun. Bentuknya menyerupai payung dan biasanya terdapat tiga bunga yang berwarna merah mudah atau putih.

Tapak kuda memiliki  juga mengandung behenic acid , melissic acid myristic acid. Saat daunnya kering mengandung antistine (antihistamin anti alergi).

[irp]

 Nama lokal

Di Indonesia hamper semua tumbuhan memiliki nama local atau daerah di mana ia tumbuh. Tapak kuda misalnya, nama lokalnya tidak hanya satu, tetapi banyak.

Sebut saja di Aceh, namanya Peugaga, di Banjar namanya jalukap (Banjar), sedangkan di Dayak dinamai Kajalukap.

Tapak kuda juga terdapat di Batak dengan naman ampagaga,  di Sunda dinamai antanan dan dulang sontak, sedangkan di Jawa bernama rending, gagan-gagan,  cowek-cowekan, atau  pane gowang.

Orang Bali menamai tapak kuda dengan nama piduh, di Lombok adalah bebele,  sandanan di  Irian. Di Indramayu dan Cirebon namanya broken copper coin dan semanggen.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: