Sebelum Mudik Lebaran, Sebaiknya Aktif Pantau Informasi Cuaca

Klikhijau.com – Lebaran jadi momen paling ditunggu para perantau. Sebab mereka berpeluang untuk pulang kampung (pulkam). Pulkam saat lebaran lebih dikenal dengan istilah mudik. Mudik lebaran, selal...

Sebelum Mudik Lebaran, Sebaiknya Aktif Pantau Informasi Cuaca
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Lebaran jadi momen paling ditunggu para perantau. Sebab mereka berpeluang untuk pulang kampung (pulkam).

Pulkam saat lebaran lebih dikenal dengan istilah mudik. Mudik lebaran, selalu memiliki cerita tersendiri.

Banyak yang rela berdesakan, antre panjang, hingga membawa barang melebihi kapasitas yang ada. Namun, ada hal yang kerap luput dari perhatian pemudik. Cuaca.

Karena itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau pemudik untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dilansir dari laman BMKG, diperkirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah sepanjang masa mudik Lebaran 2024. Mengingat saat ini Indonesia tengah memasuki masa pancaroba, peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau.

"Kami mengimbau kepada seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik. Dinamika atmosfer di Indonesia sangat dinamis, sehingga bisa tiba-tiba berubah," ungkap Dwikorita usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2024 di Jakarta, Senin, 25 Maret 2024 lalu.

Lebih baik menunggu cuaca normal

Dwikorita, BMKG berharap pemudik untuk secara aktif melihat informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik. Jika memang kondisi cuaca sedang buruk, kata dia, jangan memaksakan diri dan sebaiknya ditunda. Terutama bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi laut.

"Lebih baik menunggu sampai kondisi cuaca kembali normal karena sangat membahayakan perjalanan. Pantau terus perkembangan info cuaca dan peringatan dini cuaca, gelombang tinggi, pasang air laut dan tsunami, serta info dini gempa bumi melalui aplikasi InfoBMKG dan Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS)," imbuhnya.

Dwikorita menerangkan, secara umum kondisi cuaca selama pekan mudik dibagi dalam tiga fase periodik. Masing-masing, periode sepekan sebelum Lebaran yakni pada tanggal 3-9 April 2024. Di mana BMKG memprediksi wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dalam kategori ringan - sedang.

Periode kedua, sepekan saat Lebaran 2024 yaitu pada tanggal 10-16 April 2024 yang diprediksi kondisi cuaca di Indonesia secara umum cerah - cerah berawan.

Sedangkan periode ketiga, atau sepekan setelah Lebaran yaitu pada tanggal 17-23, BMKG memprediksi Indonesia bagian utara dan tengah berpotensi mengalami hujan dengan kategori ringan - sedang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2