Sebanyak 20 Ribu Mahasiswa Unismuh Makassar akan Beribadah dengan Menanam Pohon

Klikhijau.com – Tanggal 10 Januari kemarin, diperingati sebagai Hari Sejuta Pohon Sedunia. Masyarakat, khususnya para pemerhati dan pecinta lingkungan memanfaatkan tanggal tersebut untuk berkampanye p...

Sebanyak 20 Ribu Mahasiswa Unismuh Makassar akan Beribadah dengan Menanam Pohon
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Tanggal 10 Januari kemarin, diperingati sebagai Hari Sejuta Pohon Sedunia. Masyarakat, khususnya para pemerhati dan pecinta lingkungan memanfaatkan tanggal tersebut untuk berkampanye pentingnya peranan pohon bagi kehidupan ini.

Semangat Hari Sejuta Pohon itu menular ke mana-mana hingga sampai ke Universitas Muhammadiyah Makassar yang melakukan penanaman pohon pada hari ini Jumat, 11 Januari 2019.

Aksi penanaman pohon tersebut dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan  Pelatihan Universitas Muhammadiya (Unismuh) Makassar di Kabupaten Gowa bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma)

Program menaman 25 batang pohon selama hidup merupakan program pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan INS.1/MENLHK/PDASHL/DAS.1/8/2017. Instruksi ini mewajibkan kita menanam dan memelihara sekurang-kurangnya 25 pohon selama hidup.

Angka 25 batang itu berasal dari 5 batang saat sampai jenjang SD, 5 batang SMP, 5 batang SMU, 5 batang perguruan tinggi, dan 5 batang saat menikah.

Bagi Rektor Unismuh Makassar, menanam pohon memang perlu digiatkan. Bukan karena  program pemerinta dan gerakan nasional, tapi menanam pohon juga merupakan ibadah.

Dalam sambutannya pada acara tersebut. Ia mengungkapkan ciri orang kaya di Arab Saudi bukan dilihat dari berapa Inova (mobil, red) terparkir di pekerangannya, tapi berapa pohon yang ada di halaman rumahnya.

Sebab pemeliharaan satu batang pohon di Arab Saudi selama setahun biayanya bisa seharganya dengan satu Inova.

“Kita bersyukur di Indonesia menaman dan memelihara satu pohon tidak perlu mengeluarkan biaya seharga satu Inova,” katanya

Unismuh menargetka menanaman pohon sebanyak 500 ribu batang pohon. Hal tersebebut terlihat mustahil, namun jika melihat potensi Unismuh Makassar yang memiliki jumlah mahasiswa sebanyak 20 ribu lebih.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2