Rakorsus, Upaya Pemerintah Atasi Karhutla
Klikhijau.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan momok bagi Indonesia. Hampir setiap tahun cerita karhutla terulang dan membawa cerita pedih. Tahun ini, upaya penanggulangan karhutla...
Klikhijau.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan momok bagi Indonesia. Hampir setiap tahun cerita karhutla terulang dan membawa cerita pedih.
Tahun ini, upaya penanggulangan karhutla mulai gencar dilaksanakan. Salah satunya dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus), terkait penanggulangan.
Rakorsus itu digelar melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), TNI, POLRI, kementerian/lembaga lainnya dan pemerintah daerah. Mereka yang berlangsung secara hybrid di Jakarta, Kamis, 28 Juli 2022.
"Kita mengantisipasi Karhutla itu terarah pada 3 hal, yaitu koordinasi seperti yang kita lakukan hari ini. Kemudian penyiapan teknologi seperti water boombing dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), serta identifikasi waktu dan tempat yang tepat untuk pengerahan peralatan dan personil," kata Menkopolhukam Mahfud MD saat jumpa pers, Kamis kemarin.
[irp]
Selanjutnya, Mahfud menyampaikan lima tahun terakhir ini, penanggulangan karhutla berjalan baik. Sejumlah indikatornya dapat dilihat dari dampak yang diakibatkan karhutla. Misalnya asap akibat karhutla berkurang, areal kebakaran turun jauh, dan penyakit ISPA dapat dikatakan tidak ada.
Selain itu, tidak terjadinya kejadian asap lintas batas, dan penundaan atau penutupan sarana prasarana transportasi akibat karhutla.
"Oleh sebab itu, kita akan jaga ini, salah satunya itu tadi dengan koordinasi, teknologi, yang didukung oleh kearifan lokal, seperti pengolahan lahan tanpa bakar yang disertai pengaturan dan pendampingan," ujar Mahfud.
[irp]