Tips Budidaya Tomat Ceri dan Manfaat Buahnya yang Mungil

Klikhijau.com - Buahnya yang mungil menjadikan Tomat ceri tampak unik dan menggemaskan. Apalagi jika telah memerah. Jika dilihat sekilas,  daun dan batang tomat ini tak jauh berbeda dengan tomat pa...

Tips Budidaya Tomat Ceri dan Manfaat Buahnya yang Mungil
Bacakan Artikel

 Tips budidaya dan pemeliharaan

Nurnita Sari dan Aditya Murtilaksono, (2018) mengungkapkan tomat  secara umum dapat ditanam di dataran rendah, medium, dan tinggi, tergantung varietasnya.

Tanaman ini merupakan tanaman dengan benih yang harus disemai terlebih dahulu hingga menjadi bibit. Dan sebaiknya ditanam pada lahan yang telah dibedeng.

Semai ini bertujuan agar tanaman tomat dapat lebih kuat saat dipindahkan ke bedengan atau media tanam lainnya karena sudah menjadi bibit dengan morfologi yang kuat saat berada di lahan

Selain itu, perlu juga pemupukan, sebaiknya menggunakan mulsa, dan jika ingin menanamnya sebaiknya tanaman di pagi hari atau sore hari saat matahari tak terlalu terik.

Jika ingin membudidayakan tanaman berbuah mungil ini, maka perlu dilakukan pemeliharaan yang baik.

Berikut teknk pemeliharaan saat budidaya tomat ini menurut Nurnita Sari dan Aditya Murtilaksono (2018):



  1. Penyiraman



Kegiatan penyiraman dapat dilakukan pada pagi atau sore hari. Kegiatan penyiraman juga tergantung kondisi tanah dan musim.


  1. Pemupukan



Pemupukan sebaiknya dilakukan saat bibit berumur 10 hari setelah pindah tanam dan diberikan lagi setelah berumur 10 hari setelah pemberian yang pertama


  1. Menggunakan ajir



Karena tanaman ini memiliki sifat yang merambat, makai a memerlukan ajir ketika tanaman sudah besar, yakni umurnya sekitar 40 hari setelah pindah tanam.



  1. Pemangkasan



Budidaya tanaman ini perlu dilakukan pemangkasan, alat yang digunakan adalah gunting, upayakan memakai sarung tangan.

Cara pemangkasan adalah dengan memangkas daun dan batang yang rimbun, terserang penyakit, dan rusak

Pemangkasan sebaiknya dilakukan 2 kali dalam seminggu. Tujuannya agar tanaman tidak terlalu rimbun, sehingga mempermudah saat  proses pemeliharaan hingga pemanenan.



  1. Penyiangan



Apabila lahan yang ditanami menggunakan mulsa, maka kegiatan penyiangan tidak perlu sering dilakukan. Sebab penggunaan mulsa dapat membantu dalam pengendalian gulma dan menekan pertumbuhan gulma.

Namun, berbeda jika budidaya tanpa mulsa, maka aktivitas penyiangan akan lebih sering dilakukan.



  1. Pengendalian hama penyakit



Hama adalah faktor yang membatasi dan menghambat peningkatan produksi ataupun pertumbuhan tanaman, termasuk Tomat ceri

Hama yang sering menyerang tanaman ini adalah lalat buah dan embun tepung. Pengendalian hama penyakit  dilakukan dengan cara menyemprotkan insektidida serta fungisida.

Sedangkan  pengendalian penyakit embun tepung biasanya dengan larutan sabun yang disemprotkan pada daun yang terserang. Tujuannya agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu serta aman dari serangan hama dan penyakit.

Manfaat untuk kesehatan

Tomat ceri  mengandung kalori, karbohidrat, dan juga protein, namun tidak memiliki kandungan lemak.

Buah ini juga mengandung banyak antioksidan dan nutrisi lainnya sehingga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Tugiyono (2005) membeberkan tanaman ini  mengandung kadar protein, lemak, serat, energi, vitamin A dan vitamin E lebih tinggi serta rasa yang lebih manis dan segar dari tomat biasa.

Dilansir dari alodokter, tanaman ini memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan kantung, meningkatkan daya tahan tubuh,  membantu tumbuh kembang anak,  dan melawan radikal bebas.

Tidak hanya itu, buah tanaman ini juga dapat mengatasi diabetes, mencegah kanker,  mencegah rabun mata,  bagus untuk program diet,  menjaga kesehatan tulang,  membantu kesehatan kulit, dan  dapat membentuk otot tubuh.

Bagaimana tertarik menanam tomat berbuah mungil ini?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2