Supermarket di Negara David Beckham Mulai Jual Produk Tanpa Kemasan Plastik

Klikhijau.com – Kesadaran akan bahaya sampah plastik terhadap lingkungan mulai menjalar.  Tentu kesadaran itu menjadi kabar menggembirakan. Sebab semakin banyak yang menyadari ancaman plastik, lingkun...

Supermarket di Negara David Beckham Mulai Jual Produk Tanpa Kemasan Plastik
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Kesadaran akan bahaya sampah plastik terhadap lingkungan mulai menjalar.  Tentu kesadaran itu menjadi kabar menggembirakan. Sebab semakin banyak yang menyadari ancaman plastik, lingkungan akan semakin baik.

Hal menarik terjadi di Inggris, jaringan supermarket, Waitrose di negara asal David Beckham itu memulai uji coba yang bertujuan mengurangi kemasan plastik untuk produk yang mereka jual.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja seperti pasta, sereal, beras dan lainnyabisa menggunakan wadah sendiri untuk mengisi produk yang mereka butuhkan.

Waitrose, merupakan jaringan supermarket yang menjadi bagian dari John Lewis & Partners, mereka  mengatakan akan menjadi yang pertama menawarkan buah beku.  Uji coba ini berlangsung di salah satu toko di Oxford.

Cara yang dilakukan Waitrose untuk mengurangi plastik adalah mengeluarkan ratusan produk  dari kemasannya dan akan ada buah dan sayuran tanpa kemasan sekitar dua kali lipat dari jumlah normal.

Hal ini menjadi yang pertama di Inggris, pelanggan akan dapat "meminjam sebuah kotak" untuk membawa pulang produk mereka dengan "uang jaminan" Pound 5, atau sekitar Rp 90.000, yang dapat diambil lagi ketika kotak dikembalikan.

Bukan hanya pasta atau makanan, tapi isi ulang anggur dan bir juga akan ditawarkan seperti halnya deterjen Ecover dan cairan pembersih. Uji coba ini adalah yang terbaru di antara supermarket besar untuk mencoba mengurangi penggunaan kemasan plastik.

Menurut sebuah laporan oleh Greenpeace tahun lalu, supermarket Morrisons, Sainsbury's, Waitrose dan Tesco memungkinkan pelanggan untuk menggunakan wadah mereka sendiri yang dapat digunakan kembali untuk produk-produk tertentu yang dibeli di konter, seperti daging dan ikan.

Sejak itu, dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos pada bulan Januari silam, Tesco dan supermarket Prancis Carrefour mengatakan mereka akan menguji coba layanan belanja online berdasarkan wadah yang dapat diisi ulang dan bukan yang dapat didaur ulang.

Pada saat itu, mereka mengatakan sejumlah barang seperti perlengkapan mandi, es krim, dan sereal sarapan akan tersedia bagi penguji yang mendaftar untuk uji coba ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2