Pengabdian Pada Lingkungan Mengantar Kalpataru ke Tangan Baso

[hijau]Ia hanya ingin mengabdi jagai lingkungan, tak lebih[/hijau] Klikhijau.com - Bagi Baso, menjaga kelestarian fungsi lingkungan adalah keharusan. Ia menekuninya dalam waktu cukup lama. Meski bu...

Pengabdian Pada Lingkungan Mengantar Kalpataru ke Tangan Baso
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Untuk kategori Perintis Lingkungan, penerima penghargaan didapat oleh Lukas Awiman Barayap dari kabupaten Manokwari, Papua Barat. Lali ada Sucipto dari Lumajang, Jawa Timur, Eliza dari Sumbawa Barat dan Nurbit dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Sedangkan kategori Penyelamat Lingkungan ialah Kelompok Masyarakat Dayak Iban Menua Sungai Utik (Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat), KPHA Depati Kara Jayo Tuo Desa Rantau Kermas (Kabupaten Merangin, Jambi), dan Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari (Kabupaten Badung, Bali).

Sementara untuk kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Meilinda Suriani Harefa dari Medan, Sumatra Utara. Juga kepada Hanif Wicaksono dari Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, dan tentu saja Baso dari Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Baso, menurut Kasubag Analisa Humas Pemkab Jeneponto A. M. Irsal memang berhak mendapat penghargaan itu, sebab ia mengabdi melampau tugas pokoknya.

“Penghargaan ini diberikan kepada Baso Situju atas pengabdian dirinya dalam pelestarian fungsi lingkungan. Pengabdiannya jauh melampaui tugas pokoknya sebagai ASN dan kegiatannya sudah berlangsung lama,” ungkap Irsal.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2