Penasaran dengan Kuliner di Festival Teluk Tomini 2019? Klik di Sini!

Klikhijau.com - Festival Teluk Tomini (FTT) 2019 kembali digelar di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Event tahunan yang didukung langsung Kementerian Pariwisata RI itu, diawali dengan pem...

Penasaran dengan Kuliner di Festival Teluk Tomini 2019? Klik di Sini!
Bacakan Artikel

Bagi pecinta sea food, Parigi Moutong adalah surganya. Anda akan selalu menemukan box berisi ikan laut segar di depan rumah makan yang ada di daerah ini. Ikan-ikan itu biasanya dihidangkan dengan cara dibakar, digoreng, atau dibuat sup kuah kuning, ujarnya, Senin (22 April).

Beberapa sajian kuliner yang menjadi sajian dalam kegiatan Festival Teluk Tomini antara lain adalah:

Lalampa Toboli

Makanan ringan berbahan dasar beras ketan ini dikemas dengan gulungan daun pisang, lalu diberi olahan ikan cakalang. Rasa dan penampakannya mirip lemper yang biasa ditemui di Pulau Jawa.

Hanya saja, ukuran lalampa lebih panjang dan harus dipanggang di atas bara api hingga daun pembungkus berwarna kuning kecokelatan.

Lalampa toboli sangat populer di Parigi Moutong. Seorang produsen Lalampa mengaku bisa menghabiskan beras ketan rata-rata sebanyak 65 kg/ hari. Bahkan jika sedang ramai, misalnya saat ada event besar seperti festival, permintaan bisa meningkat hingga dapat menghabiskan beras ketan 100 kg atau 1 kwintal/hari.

Pada Festival Teluk Tomini 2018, lalampa taboli hadir sebagai sajian utama, di mana saat itu berhasil memecahkan rekor MURI. Kami bangga kuliner khas ini bisa dikenal masyarakat luas, ungkapnya.

Kapurung

Untuk kapurung, kuliner ini mirip papeda yang dimakan dengan kuah melimpah dan mengandung suwiran daging ikan. Olahan sagu yang disajikan sudah berupa potongan-potongan kecil, mirip bola-bola sagu yang terasa lembut jika sudah di dalam mulut. Dari segi rasa, kapurung terhitung nikmat dan tidak terasa amis sama sekali.

Kapurung terlihat seperti sup berkuah kuning. Kadang masyarakat juga mengolah kapurung dengan tambahan sayur rebus, cacahan mangga dan udang. Padupadan bumbu dan bahan yang komplet ini membuat kapurung jadi kaya rasa.

Binte Kaili

Sementara binte kaili, kuliner ini berbahan dasar biji jagung muda yang sekilas terlihat seperti sup. Kuliner ini juga mengandung suwiran ikan laut, paling cocok disantap saat masih panas. Untuk menikmatinya bisa ditambah kecap manis dan sambal bagi yang suka pedas.

Pemerintah daerah bisa terus mengeksplor kekayaan wisata yang dimiliki Parigi Moutong. Baik wisata alam, seni budaya, maupun kulinernya. Semua bisa dioptimalkan agar semakin banyak wisatawan yang datang ke daerah utara di wilayah Sulawesi Tengah ini, ucap Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuty.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, sekitar 30-40 persen pengeluaran para wisatawan berkutat pada kuliner. Para pelancong cenderung penasaran ingin mencoba menu-menu baru yang jarang atau bahkan tidak ada di daerahnya. Sehingga mereka akan menyediakan sebagian waktu liburanya untuk berburu kuliner.

Sulawesi Tengah adalah daerah yang sangat kaya akan destinasi dan budaya sehingga mendapat julukan Miniatur Indonesia. Ini adalah sebuah potensi. Untuk pengembangan parawisata daerah ini selanjutnya, semua unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Akseksibilitas) akan terus dimaksimalkan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2