Nurhaji Bongkar Fakta Kualitas Tanah Penentu Panen, Petani Desa Gareccing Sadar Pentingnya Pupuk Organik

Klikhijau.com - Penegasan warga kepada Training Advisor (TA), "tidak cocok ini pak kalau hanya sehari, paling tidak 2 harilah di sini melatih kami,". Kalimat yang menggambarkan betapa petani memerl...

Nurhaji Bongkar Fakta Kualitas Tanah Penentu Panen, Petani Desa Gareccing Sadar Pentingnya Pupuk Organik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Penegasan warga kepada Training Advisor (TA), "tidak cocok ini pak kalau hanya sehari, paling tidak 2 harilah di sini melatih kami,".

Kalimat yang menggambarkan betapa petani memerlukan pendampingan lebih dalam, pesan itu juga menegaskan bahwa pengetahuan yang dipertukarkan oleh Training Advisor Klikhijau, sesuai dengan kebutuhan petani dan peternak di Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai, Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Minggu, 13 Desember 2025.

Narasi itu ditegaskan setelah berakhirnya Kegiatan Bakti Lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan praktik pengelolaan sumber daya organik serta lingkungan hidup berkelanjutan telah sukses dilaksanakan.

Sambutan yang begitu ramah oleh Pemerintah Desa Gareccing, Mappegau, yang mewakili Kepala Desanya, mengatakan kegiatan ini searah dengan cita-cita kampungnya

"Betapa program ini adalah program yang sangat dinantikan untuk dilakukan, kita telah menyaksikan dan mesti sadar dari melihat banyaknya lingkungan kita yang sudah terkena dampak bencana, sehingga perhatian ini adalah solusi," ujar Mappegau yang merupakan alumnus sarjana teknik.

Kegiatan berfokus pada pelatihan praktis yang esensial bagi masyarakat desa kali merupakan kolaborasi inisiatif antara KlikHijau.com, PT. Mitra Hijau Asia (Protect The Environment), dan Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla.

Anis Kurniawan, mengaku gerakan ini sebagai salah satu langkah nyata untuk saling menguatkan, terlebih pada dilema penggunaan pupuk organik dalam rangka menjaga kualitas tanah dan kualitas lingkungan sehingga memiliki kesempatan untuk menghasilkan produksi pertanian yang lebih baik daripada sebelumnya, yang secara langsung mendukung ketahanan iklim.

"Kami menghadirkan Training Advisor yang selama ini melakukan pendampingan kepada petani dan peternak, secara umum masyarakat desa yang didukung dengan basis keilmuan, sehingga berbagai hal nantinya bisa ditanyakan lebih jauh, termasuk mengapa pupuk organik masih sering dianggap gagal dalam praktik pertanian, apakah ada yang keliru dari cara kita menggunakannya," jelas Anis, sapaan akrabnya.

Masyarakat begitu antusias mengikuti rangkaian materi untuk menyatukan pemahaman berbasis ilmiah dan tantangan yang berangkat dari pengalaman petani.

Meski pupuk organik bukan sesuatu yang baru bagi petani, namun masih kerap kurang serius dalam penerapannya-keliru dalam menerapkannya, sehingga berdampak ada kualitas tanaman dan hasil panen.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2