Namaku Sri Nabila, Penghuni Baru Taman Nasional Gunung Leuser

Klikhijau.com – Kau dan Taman Nasional Gunung Leuser memang berjodoh. Tak ada tempat kembali sebaik taman nasional itu. Sejak kau masuk perangkap di Desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabu...

Namaku Sri Nabila, Penghuni Baru Taman Nasional Gunung Leuser
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Kau dan Taman Nasional Gunung Leuser memang berjodoh. Tak ada tempat kembali sebaik taman nasional itu.

Sejak kau masuk perangkap di Desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan. Saya tahu kau selalu rindu untuk kembali ke habitat alamimu.

Kau cukup beruntung sebab Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus berupaya meningkatkan populasi populasimu.

Karena itulah, kau diperjuangkan agar bisa kembali ke rumahmu. Melahirkan anak-anakmu agar kaummu tetap terjaga, jauh dari kata punah.

Harimau Sumatera  atau Panthera Tigris Sumatrae begitu orang menamai kaummu. Namun, kau termasuk cukup beruntung sebab menyandang nama yang terdengar manis, Sri Nabila.

Sejak kau masuk perangkap di bulan Agustus, tepatnya tanggal 24 di tahun 2020. Tentu rindu sering datang padamu agar bisa berlari, memburu mangsa, dan bergaul dengan kaummu di habitat alamimu.

Maka, pada tanggal 3 November 2020 di hari Selasa. Rindumu terbayar tunai. Kau dilepasliarkan di daerah Kappi yang merupakan Zona Inti Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Gayo.

“Melalui koordinasi dan diskusi panjang yang efektif dengan melibatkan semua stakeholder, akhirnya Sri Nabilla kita lepas liarkan hari ini di Kappi-TNGL” ujar Kepala Balai Besar KSDA Sumut, Hotmauli Sianturi.

Hotmauli, adalah salah satu sosok yang berjasa mengantarmu kembali ke rumahmu. Tak mudah membawamu pulang.

Menempuh perjalanan jauh

Orang-orang yang mengantarmu  harus menempuh perjalanan selama 20 jam. Tak boleh ada yang kurang dari dirimu selama perjalanan itu.

Kau, makhluk yang disayang dan dilindungi. Karena itulah selama perjalananmu Tim BBKSDA Sumut yang dipimpin oleh Kepala Bidang Konservasi Wilayah III BBKSDA Sumatera Utara, Gunawan Alza dan Tim Medis drh. Anhar Lubis selalu saja memantaumu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2