Mengenang Jangkrik, Musik Alam yang Alami di Malam Hari

Klikhijau.com – Berada di kampung membuat telinga saya kembali akrab dengan suara jangkrik, khususnya di malam hari. Sesuatu yang sulit di temukan di kota. Sejak kecil saya memang telah akrab denga...

Mengenang Jangkrik, Musik Alam yang Alami di Malam Hari
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Jangkrik yang paling bagus dan paling rajin bernyanyi menjadi jangkrik kebanggaan. Tak ingin ditukar dengan berapa pun ekor jangkrik.

Kami akan begadang sekadang untuk mendengar jangkrik hasil tangkapan itu bernyanyi. Memecah sunyinya malam.

Tentang jangkrik

Jangkrik rupanya adalah serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, demikian menurut Wikipedia.

Ia  memiliki tubuh kecil silindris, kepala hampir bulat dan sungut panjang seperti benang. Jangkrik adalah omnivora, dikenal dengan suaranya yang khas, yang dihasilkan oleh jangkrik jantan.

Di dahinya terdapat tiga buah ocelli (tunggal: ocellus), yakni mata sederhana atau mata tunggal. Di belakang kepala terletak pronotum, yakni ruas dada yang pertama, yang kuat dan mulus tanpa gigir punggung ataupun tepi.

Kenapa dalam satu kandang hanya diisi satu ? Karena suara jangkrik jantan digunakan untuk menarik kedatangan betina dan mengusir kehadiran jantan lainnya.

Ketika jangkrik jantan saling bersaing mendapatkan si betina, maka ia akan ‘bernyanyi’. Nyanyian nyaitulah yang kami nantikan. Suara jangkrik ini semakin keras dengan naiknya suhu sekitar.

Memelihara jangkrik sebenarnya telah  lama dilakukan manusia. Bahkan sekarang ini,  banyak orang yang menggeluti beternak jangkrik karena nilai ekonominya cukup tinggi.

Bahkan  di Asia dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Mengadu jangkrik telah menjelma  jadi permainan yang populer dan kerap kali melibatkan taruhan.

Di beberapa negara, jangkrik dipenuhi mitos dan mistis. Misalnya di Caraguatatuba, Brasil, jangkrik hitam di dalam ruangan dipercaya sebagai tanda datangnya penyakit, jangkrik hijau adalah pemberi harapan , dan jangkrik kelabu  adalah keuntungan

Jangkrik adalah musik alam yang alami, pemecah sunyi di malam hari. Ia  layak dijaga kelestariannya dengan cara tidak merusak alam tempatnya berkembang biak.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2