Lusiana Kaget Melihat Polisi Pungut Sampah di Burake, Tana Toraja

Klikhijau.com - Perempuan berusia 28 tahun itu mengaku kaget melihat beberapa lelaki memungut sampah. Hal tersebut sangat jarang ia jumpai di kampungnya, Tana Toraja. Para lelaki yang berjumlah 15...

Lusiana Kaget Melihat Polisi Pungut Sampah di Burake, Tana Toraja
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Perempuan berusia 28 tahun itu mengaku kaget melihat beberapa lelaki memungut sampah. Hal tersebut sangat jarang ia jumpai di kampungnya, Tana Toraja.

Para lelaki yang berjumlah 15 orang itu memakai sepatu laras panjang warna hitam, celana warna hitam pula, dan baju kaos oblong berwarna cokelat. Mereka adalah  polisi.

Perempuan 28 tahun itu bernama Lusiana, ia adalah seorang pedagang di Kawasan Wisata Relegi Burake (WRB) Kecamatan Makale, tempat patung Yesus berdiri kokoh dan mengagumkan.

Hari itu, Senin 14 januari 2019, hari di mana 15 lelaki itu melakukan aksi peduli lingkungan.

Mereka adalah personil Bintara Remaja yang dipimpin Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor atau lebih populer disingkat Polres Tana Toraja, Ipda Dedy Randa.

"Kami cukup kaget dan bangga dengan adanya Personil Polres Tana Toraja yang peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Lusiana.

Lusiana berharap  kegiatan tersebut menjadi contoh buat pengunjung yang datang agar peduli kebersihan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Harapan tersebut memang patut dikabulkan, sebab jika area WRB bersih, pengunjung dan pedagang akan merasa lebih nyaman.

Aksi peduli lingkungan dan pembinaan fisik

Aksi kepedulian lingkungan tersebut dipadukan dengan pembinaan fisik.  Titik star di Mapolres Tana Toraja.

Sambil berlari, sesekali petugas berhenti memungut sampah yang berserakan di sepanjang jalan menuju di lokasi WRB.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2