Konflik Manusia dengan Satwa Liar Kian Meningkat di Tangan Krisis Iklim

Klikhijau.com – Konflik antara manusia dan satwa liar semakin nyaring terdengar. Pemicunya diduga kuat karena krisis iklim. Krisis iklim sendiri, pemicunya—dominan adalah manusia. Meski pemicunya a...

Konflik Manusia dengan Satwa Liar Kian Meningkat di Tangan Krisis Iklim
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Konflik antara manusia dan satwa liar semakin nyaring terdengar. Pemicunya diduga kuat karena krisis iklim.

Krisis iklim sendiri, pemicunya—dominan adalah manusia. Meski pemicunya adalah manusia, dampaknya tidak hanya pada manusia saja, tetapi seluruh makhluk hidup yang ada di dunia ini.

Salah satu yang merasakan dampaknya, selain manusia adalah satwa liar. Karenanya tidak mengherankan jika banyak satwa liar—kini semakin dekat dengan manusia—dan mulai berkonflik.

Terjadinya krisis iklim akan membuat sumber kehidupan, baik berupa makanan, air, hingga habitat yang sehat semakin langka. Membuat satwa liar semakin terdesak

Habitat satwa liar yang selama ini jadi rumah ternyaman, semakin banyak diusik oleh manusia. Baik itu karena alasan mata pencaharian maupun sebagai tempat tingal.

Saat ini semakin banyak manusia berpindah  ke wilayah baru yang sebelumnya tak pernah dihuni, demi mencari sumber kehidupan—yang artinya akan mengusik keberadaan satwa liar.

Hal tersebut menurut sebuah makalah ulasan yang dipimpin oleh University of Washington akan  mengubah cara satwa liar berperilaku. Ini berarti meningkatnya konflik manusia-satwa liar, serta kerusakan properti pribadi dan hilangnya mata pencaharian masyarakat.

Makalah ulasan tersebut diterbitkan oleh Nature Climate Change. Para peneliti mengamati 49 kasus konflik manusia-satwa liar di setiap benua, kecuali di benua Antartika, dan di kelima samudra.

Dari 2,5 mg nyamuk hingga 6.000 kg gajah Afrika, konflik melibatkan semua kelompok satwa liar utama, yakni burung, ikan, mamalia, reptil, dan invertebrata.

Penyebab penurunan populasi

Konflik manusia dan satwa liar sudah menjadi penyebab utama penurunan dan kepunahan di antara mamalia besar, yang dapat memicu perubahan ekosistem, menurut makalah tersebut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2