Komite Pengelolaan Perikanan Rajungan Jawa Tengah Terbentuk

Klikhijau.com - Sebagai tindak lanjut diperbaharuinya Komite Pengelolaan Perikanan Rajungan Provinsi Jawa Tengah pada bulan September 2023 melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah No. 523.1/3...

Komite Pengelolaan Perikanan Rajungan Jawa Tengah Terbentuk
Bacakan Artikel

Ketua Forum Komunikasi Nelayan Rajungan Nusantara, Mustain, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik keikutsertaan kami sebagai anggota Komite.

“Sebagai anggota komite kami dapat menyampaikan aspirasi kami dan turut serta berkontribusi secara langsung dalam proses penentuan kebijakan pengelolaan rajungan yang lestari, dimana rajungan  merupakan  sumber utama mata pencaharian kami.”

Pertemuan ini menghasilkan Rencana Aksi Pengelolaan Perikanan Rajungan di Provinsi Jawa Tengah untuk lima tahun kedepan yaitu tahun 2023 sampai tahun 2028.

Rencana Aksi

Pengelolaan Perikanan Rajungan di Jawa Tengah ini diharapkan dapat memberikan masukan atau pertimbangan bagi perencanaan pengelolaan rajungan di tingkat nasional.

Pembentukan komite pengelolaan perikanan rajungan di tingkat provinsi ini juga merupakan pelaksanaan dari mandat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen) KP No. 83 Tahun 2023 tentang Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Rajungan.

Rajungan merupakan salah satu jenis sumber daya ikan yang bernilai ekonomi penting karena merupakan komoditas ekspor keempat terbesar Indonesia. Nilai ekspor rajungan pada tahun 2022 mencapai USD 370.407.121 dengan volume ekspor 13.21 juta ton (BKIPM, 2023).  Provinsi Jawa Tengah berkontribusi sekitar 1,17 juta ton pada tahun 2021.

Selain bernilai ekonomi tinggi, perikanan rajungan juga merupakan sumber pendapatan yang sangat penting bagi sebagian besar nelayan kecil di provinsi Jawa Tengah, oleh karena ini diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan untuk menjamin ketersediaan sumber daya perikanan rajungan di masa depan..

Sustainable Fisheries Partnership Foundation (SFPF) adalah organisasi non pemerintah dan non profit (LSM) internasional yang berpusat di Hawaii, Amerika Serikat. SFPF bekerja untuk tercapainya ekosistem laut yang sehat, pasokan sumber makanan dari laut yang mencukupi, serta peningkatan ekonomi dari sektor perikanan.

SFPF bekerja dengan pemerintah, industri, nelayan/petambak dan pemangku kepentingan lainnya di sektor perikanan untuk membantu menciptakan perikanan tangkap dan budidaya yang berkelanjutan dan dapat membawa manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan lingkungan yang lebih luas.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2