Kenali 5 Jenis Komposter untuk Tangani Sampah Rumah Tangga

Klikhijau.com – Sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga memiliki persentase yang cukup besar yakni di atas 60 persen. Dari jumlah ini, umumnya hanya terbuang begitu saja dan menumpuk di Tempa...

Kenali 5 Jenis Komposter untuk Tangani Sampah Rumah Tangga
Bacakan Artikel

Klikhijau.com Sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga memiliki persentase yang cukup besar yakni di atas 60 persen. Dari jumlah ini, umumnya hanya terbuang begitu saja dan menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Faktanya, tindakan pengelolaan sampah organik yang terdiri dari sisa-sisa makanan masih sangat minim. Padahal, sampah organik diketahui dapat berkontribusi pada emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Sejatinya, sampah organik dari rumah tangga dapat diolah secara mandiri sehingga tak menjadi beban di TPA. Diantaranya dengan pengomposan atau komposter dan untuk sampah organik sayur dan buah dapat diolah dengan eco enzyme.

Dengan mengompos, jejak karbon dari sampah organik dapat diretas. Manfaat lainnya adalah kita berkontribusi dalam gaya hidup alami yang ramah lingkungan, menjaga kualitas air tanah, menghasilkan pupuk alami dan membuat hidup lebih bahagia.

Sejumlah orang yang rutin menerapkan aktivitas pengomposan di rumahnya merasakan kebahagiaan tersendiri karena dapat mengolah sampahnya. Hasilnya juga dapat dirasakan langsung untuk menunjang aktivitas urban farming, sebagai bagian dari gaya hidup hijau.

Nah, tertarik untuk menjalankan aktivitas pengomposan di rumah? Sebelumnya, penting mengenali 5 jenis komposter berikut ini sebagai bahan pengayaan:

Jenis Komposter



  1. Komposter drum (kontainer)



Pengomposan jenis ini merupakan yang paling banyak dijumpai. Hal itu karena wadah yang digunakan memang lebih sempurna dan dapat didapatkan di toko. Komposter drum menggunakan drum plastik (metal) bekas yang bagian bawahnya telah dilubangi untuk mendapatkan sirkulasi udara (aerob). Komposter jenis ini cocok digunakan di rumah dengan lahan yang terbatas.

[caption id="attachment_20664" align="alignnone" width="200"]Komposter Komposter - Foto/Tokopedia[/caption]



  1. Takakura



Takakura adalah teknik komposter yang menggunakan keranjang cucian bekas yang berlubang dan dilapisi dengan kardus bekas. Bahan-bahan yang diperlukan untukkomposter ini seperti sampah hijau, sampah coklat, dan tanah yang disusun sedemikian rupa.

Lebih lengkapnya, dapat melihat gambar di bawah ini:

[caption id="attachment_20669" align="alignnone" width="640"]takarura Sumber: zerowaste[/caption]



  1. Gerabah (Komposter Pot)



Komposter gerabah ini menggunakan media khusus yakni gerabah. Metode ini sejatinya merupakan satu kearifan lokal yang telah dilakukan sejak lama. Komposter gerabah dilakukan dengan membuat lubang di tanah untuk mengubur sampah. Gerabah memiliki sifat yang menghasilkan oksigen sehingga sirkulasi udaranya lebih baik daripada memakai plastik.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2