Ibu, Halaman Rumah, dan Daun Singkong

Klikhijau.com – Di halaman depan rumah. Pada tanah agak kosong yang tak begitu luas.  Beberapa bulan lalu, Ibu menanaminya dengan ubi kayu atau singkong. Iya, tanah itu tak benar-benar kosong, seba...

Ibu, Halaman Rumah, dan Daun Singkong
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Tapi, bagi Ibu yang dikejar adalah daunnya untuk sayuran dan juga umbinya untuk digoreng atau direbus lalu dimakan bersama.

Tanaman yang tangguh

Tanaman ini  cukup tangguh, ia memiliki  daya  adaptasi  yang  cukup tinggi baik terhadap iklim yang kurang baik, maupun jenis lahan yang kurang subur. Singkong mampu  tumbuh  pada  segala  jenis  tanah, baik alluvial, latosol,   dan  podsolik. Ia memerlukan curah  hujan  tahunan  optimum 760 hingga 1.500  mm.

Islami, (2015) mengungkapkan tanaman ini  dapat  tumbuh  dan  berproduksi dengan baik pada kondisi lingkungan ekstrim, semisal lahan gambut dan iklim marjinal.

Di  Indonesia, ia dapat  ditanam  di  dataran sampai  ketinggian  kira-kira 1.500 Mdp, suhu  minimum  10oC,  dan  kelembaban rerata 65  persen

Tanaman yang berasal dari  Amerika Selatan ini adalah tanaman dikotil berumah satu yang ditanam untuk diambil patinya yang sangat layak cerna.

 Kandungan dan manfaat daunnya

Umbi dari tanaman ini telah menjadi sumber energi dengan kandungan  karbohidrat yang tinggi, namun kurang dalam hal protein. Namun, daunnya memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada umbi dan kulitnya.

Daunnya mengandung asam hidrosianat yang beracun, tetapi racun itu akan hilang sesudah direbus selama kurang 5 menit.

Daun tanaman ini mengandung vitamin A dan C serta kalsium. Dosisnya rerata lebih di atas dibandingkan dengan sayuran daun yang lain.

Daunnya mengandung vitamin, mineral, klorofil dan kalori, dan serat. Vitamin terkandung di dalamnya adalah A, B1, B2, C dan niasin. Sementara mineralnya terdiri dari fosfor, besi, dan kalsium. Dalam setiap 100 gram daunnya terkandung 73 kalori (Sintia, 2004).

Daun tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai obat, di antaranya mencegah konstipasi (sembelit), anti kanker dan anemia, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Vitamin A dan C pada daun tanaman ini berperan sebagai antioksidan yang mencegah proses penuaan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.

Adi, (2006) membeberkan jika kandungan kalsium yang tinggi sangat baik untuk mencegah penyakit tulang seperti rematik dan Asam urat. Daun singkong memiliki beragam manfaat, di antaranya:



  • Membantu metabolisme tubuh



Daun dari tanaman ini merupakan sumber protein nabati yang tinggi, yang banyak mengandung vitamin B.

Vitamin B sangat diperlukan untuk membangun sel-sel tubuh yang akan membentuk enzim-enzim yang membantu metabolisme tubuh.



  • Sebagai sumber energi



Kandungan berbagai protein atau asam amino essensial pada daun singkong sangat membantu memberikan energi yang bermanfaat bagi tubuh manusia.

Asam amino essensial pada daun singkong, membantu perubahan karbohidrat menjadi energi yang akan digunakan tubuh beraktivitas.



  • Sebagai sumber antioksidan



Daun singkong adalah  salah satu sumber antioksidan, yang berperan baik untuk mencegah dan membuang radikal bebas dalam tubuh.


  • Pembentukan dan regenerasi sel tubuh



Asam amino essensial yang terdapat dalam daun singkong merupakan salah satu sumber penting dalam menjaga dan meregenerasi sel dalam tubuh manusia. Asam amino merupakan protein yang dapat membantu dalam menumbuhkan sel yang rusak serta memberikan pembaharuan terhadap sel dalam tubuh agar tetap berfungsi normal.


  • Untuk diet



Daun Singkong Ternyata juga sangat baik digunakan untuk diet, kandungan serat dan tingginya protein di dalamnya adalah salah satu menu diet sehat.



  • Baik untuk pencernaan



Serat sayuran sangat baik bagi pencernaan, sehingga dapat membantu menyehatkan usus besar manusia, begitu juga dengan daun singkong. Mengonsumsi rutin daun singkong  dapat memberikan efek yang cukup baik untuk pencernaan kita.


  • Penambah darah



Daun tanaman ini sangat baik sebagai penambah darah saat sedang terkena anemia.

Jadi, paham kenapa Ibu menanam singkong di depan rumah, pada tanah kosong yang tak terlalu luas itu. Selain sebagai “penolong” yang cepat saat butuh sayuran, juga rupanya kaya akan manfaat kesehatan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2