Energi Terbarukan Jadi Pembangkit Listrik Utama di Uni Eropa

Klikhijau.com - Uni Eropa perlahan mulai merubah kecenderungan penggunaan bahan baku pembangkit listriknya, dari yang sebelumnya didominasi energi fosil beralih ke energi terbarukan. Menyusutnya pe...

Energi Terbarukan Jadi Pembangkit Listrik Utama di Uni Eropa
Bacakan Artikel

Tren transformasi energi ini didukung kesadaran masyarakat eropa yang memberi perhatian lebih pada dampak lingkungan dari eksploitasi energi fosil.

Negara-negara yang tergabung dalam UE-27 menyepakati kesepakatan hijau Eropa dengan menaruh target rata-rata 100 TwH di tahun 2030, dari sebelumnya telah tercapai 38 TwH sepanjang 2010-2020.

[irp]

Sepanjang tahun 2020, terjadi penurunan penggunaan listrik global. Data dari World Energi Outlook mengamati penurunan penggunaan energi listrik global sebesar 5% selama pandemi. Penurunan listrik juga berdampak pada penurunan penggunaan energi fosil seperti minyak yang turun 8% dan batu bara 7%. Berbanding terbalik dengan meningkatnya penggunaan energi terbarukan.

Indonesia sendiri nampaknya masih harus berbuat lebih untuk memanfaatkan energi terbarukan.

Data dari Mongabay menjelaskan hingga 2019 lalu pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia baru mencapai 8%, dimana 92% diantaranya masih menggunakan bahan bakar fosil. Batubara masih menjadi energi pembangkit listrik utama di Indonesia.

Potensi energi terbarukan di Indonesia terbilang cukup besar. Beberapa energi terbarukan seperti matahari, angin, air, panasbumi dan lain sebagainya mampu menghasilkan sediitnya 442 GW arus listrik.

Wacana energi terbarukan masih memerlukan ruang-ruang sinergitas keilmuan untuk menggaungkan pemanfaatan energi ramah lingkungan.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2