Daerah Aliran Sungai (DAS), Pengertian dan Bagaimana Melindunginya

Klikhijau.com – Apa itu Daerah Aliran Sungai (DAS)? Secara sepintas mungkin, terbayanglah sungai dan air yang mengalir saat mendengar istilah DAS, namun apakah sekadar itu saja? Artikel ini akan me...

Daerah Aliran Sungai (DAS), Pengertian dan Bagaimana Melindunginya
Bacakan Artikel

Di daerah aliran sungai yang sehat, tanaman dan lahan basah menangkap hujan yang datang, memperlambat pergerakan air saat mengalir melalui sistem aliran, menyaring kontaminan, dan kemudian memungkinkan air menembus bumi untuk mengisi kembali air tanah.

Mengapa DAS perlu dijaga?

Seperti diterangkan di awal bahwa DAS sangat penting bagi kehidupan. Selain untuk kebutuhan sumber air, mulai dari air minum hingga pengairan, DAS juga menjadi kunci bagi kehidupan keanekaragaman hayati.

Dikutip dari Conserve-energy-future, DAS juga sangat vital sebagai landasan sistem pembangkit listrik tenaga air masyarakat yang menguntungkan secara ekonomi dan berkelanjutan. Pasokan air yang andal diperlukan agar tenaga air dapat menyediakan listrik sepanjang tahun.

Bagaimana melindungi DAS?

Beberapa cara untuk melindungi DAS adalah:


  • Jangan menyiram bahan kimia rumah tangga yang berbahaya ke dalam toilet.

  • Menggunakan pupuk organik dalam pertanian.

  • Tidak membuang kotoran hewan atau ternak ke sungai.

  • Jangan pernah menuangkan antibeku atau minyak tua ke dalam parit drainase atau di tanah.

  • Tidak membuang sampah di sungai.

  • Tidak mendirikan bangunan di sekitar wilayah DAS.

  • Aktif melakukan aksi-aksi pelestarian sungai.

  • Mencegah atau memproteksi agar kalangan industri dan bisnis mengambil tanggungjawab atas limbah yang mereka hasilkan.


Pembagian DAS

Pembagian Daerah Aliran Sungai berdasarkan fungsi Hulu, Tengah dan Hilir yaitu:

Bagian hulu didasarkan pada fungsi konservasi yang dikelola untuk mempertahankan kondisi lingkungan DAS agar tidak terdegradasi, yang antara lain dapat diindikasikan dari kondisi tutupan vegetasi lahan DAS, kualitas air, kemampuan menyimpan air (debit), dan curah hujan.

Bagian tengah didasarkan pada fungsi pemanfaatan air sungai yang dikelola untuk dapat memberikan manfaat bagi kepentingan sosial dan ekonomi, yang antara lain dapat diindikasikan dari kuantitas air, kualitas air, kemampuan menyalurkan air, dan ketinggian muka air tanah, serta terkait pada prasarana pengairan seperti pengelolaan sungai, waduk, dan danau.

Bagian hilir didasarkan pada fungsi pemanfaatan air sungai yang dikelola untuk dapat memberikan manfaat bagi kepentingan sosial dan ekonomi, yang diindikasikan melalui kuantitas dan kualitas air, kemampuan menyalurkan air, ketinggian curah hujan, dan terkait untuk kebutuhan pertanian, air bersih, serta pengelolaan air limbah.

Semoga bermanfaat!

*dari berbagai sumber

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2