Berikut 5 Poin Rekomendasi Penanganan Sampah Plastik pada Pertemuan ACCPP

Klikhijau.com –  Polusi dan pencemaran, termasuk salah satu dari tiga krisis planet. Dua di antaranya adalah perubahan iklim dan biodiversitas. Permasalahan polusi dan pencemaran dialami oleh selur...

Berikut 5 Poin Rekomendasi Penanganan Sampah Plastik pada Pertemuan ACCPP
Bacakan Artikel

Kegiatan ACCPP ini juga mengangkat tentang penguatan commonalities dari aspek teknis terkait material alternatif, mendorong penerapan produksi dan konsumsi berkelanjutan (sustainable consumption and production), dan skema financial.

Selain itu, juga mendorong ASEAN untuk melakukan kajian dampak ekonomi yang menyeluruh, khususnya terkait dengan keberadaan industri plastik di negara berkembang sebagai bagian dari pembangunan.

Hal lainnya adalah perlu pula  kejelasan di beberapa aspek teknis, seperti lingkup pencemaran plastik, bahan aditif plastik terkait mikroplastik dan nanoplastik, chemical yang digunakan pada proses produksi, penggunaan single use plastic dan isu EPR.

Pada kegiatan tersebut dilaporkan juga ada kesenjangan data dalam upaya pemberantasan polusi sampah plastik di ASEAN.

Lima poin rekomendasi

Pada pertemuan ACCPP tahun ini, juga dibacakan lima poin rekomendasi oleh Direktur Penanganan Sampah, KLHK - Focal Point ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC), Novrizal Tahar, yaitu:

  • Mendukung kerja sama ASEAN pada AWGESC untuk menggabungkan tingkat daur ulang sebagai salah satu kriteria Penghargaan Kota Berkelanjutan Lingkungan ASEAN;

  • Mengembangkan standar di masing-masing negara ASEAN dan standar regional ASEAN untuk meningkatkan model bisnis reuse/refill sebagai alternatif untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai;

  •  Memainkan peran penting untuk menyuarakan suara dan posisinya sebagai kawasan yang memiliki banyak kesamaan, dalam proses negosiasi ILBI mengenai polusi plastik;

  • Menetapkan standar kemasan plastik yang dapat didaur ulang untuk mengatasi masalah sampah bernilai rendah; dan

  • Mengintegrasikan ekonomi sirkular ke dalam sistem perdagangan, keuangan dan investasi, dengan menetapkan insentif ramah lingkungan bagi sektor swasta.


ASEAN Member States dan ASEAN Secretariat melalui pertemuan-pertemuan ASOEN atau juga ASEAN Ministerial Meeting on Environment (AMME) akan terus mengawal pengendalian polusi plasti baik di tingkat nasional maupun regional ASEAN. ***

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2