4 Negara yang Menandai Kelahiran Bayi dengan Menanam Pohon

Klikhijau.com – Kelahiran seorang bayi, sudah selayaknya disambut suka oleh orangtuanya. Bayi tidak hanya menjadi “bukti cinta” orangtua, tapi juga sebagai generasi penerus yang akan meneruskan garis...

4 Negara yang Menandai Kelahiran Bayi dengan Menanam Pohon
Bacakan Artikel

Dengan adanya aturan tersebut dan sesuai dengan tujuannya maka akan tercipta ruang terbuka hijau yang lebih banyak. Cara ini tentu sangat baik bagi kelestarian bumi dan menyiapkan oksigen bagi makhluk hidup.



  • Jamaika



Tradisi ‘merayakan’ kelahiran bayi di Jamika tidak berbeda jauh dengan beberapa wilayah di Indonesia. Yakni,  plasenta atau ari-ari dan tali pusar ditanam ke dalam tanah. Namun di Jamaika tidak bisa di sembarang lokasi, harus lokasi khusus yang telah dipilih oleh keluarga

Bedanya dengan Indonesia, ketika ari-ari ditanam ke dalam tanah tersebut akan disertai dengan penanaman pohon.

Teman atau kerabat akan membawa bibit pohon untuk ditanam di tempat yang sama sebagai penanda plasenta dari si bayi.

Hal unik lainnya, ketika bayi sudah besar ia akan diberi tugas untuk merawat pohon tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada Bumi.



  • India



Negara yang paling fenomenal dalam tradisi menanam pohon untuk menandai kelahiran bayi adalah India.

Di negara yang terkenal dengan filmnya itu,  terdapat sebuah desa yang bernama Piplantri yang terletak di Rajasthan.

Penduduk di desa tersebut akan merayakan kelahiran bayi mereka dengan cara menanam pohon secara fantastik, berjumlah 111 pohon untuk kelahiran satu bayi.

Tradisi itu masih awet dan terpelihara hingga kini. Namun, tak semua bayi diperlakukan seperti itu. Dilansir dari Liputan6, hanya bayi perempuan yang mendapat hak istimewa demikian.

Hal menarik dari tradisi ini adalah, setelah menanam 111 pohon. Permasalahan tidak serta merta berhenti.

Karenan  para orang tua akan menandatangani surat pernyataan perjanjian yang isinya mereka tidak akan menikahkan anak perempuan mereka sebelum memasuki usia legal untuk menikah, menyekolahkan anaknya, dan mengurusi pohon yang telah ditanam.

Di desa tersebut berlaku pula aturan melarang penggembalaan hewan, minum alkohol, dan penebangan pohon.

Nah, itulah empat negara dengan tragdisi unik yang demi menjaga harapan hidup untuk generasinya dan kelestarian lingkungan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2