Polusi Udara Ubah Manusia Jadi Lebih Rapuh di Usia Paruh Baya dan Lanjut Usia?
Klikhijau.com - Dampak polusi udara semakin meraja. Sebuah tinjauan internasional menemukan polusi udara dapat menyulap manusia menjadi lemah di usia paruh baya dan lanjut usia. Tim peninjau menemu...
Klikhijau.com - Dampak polusi udara semakin meraja. Sebuah tinjauan internasional menemukan polusi udara dapat menyulap manusia menjadi lemah di usia paruh baya dan lanjut usia.
Tim peninjau menemukan 10 studi yang mengkaji polusi udara luar ruangan dan kerapuhan. Subjek yang diteliti berasal dari 11 negara, termasuk Tiongkok, Inggris, Swedia, Afrika Selatan, dan Meksiko.
Bahkan dua studi menunjukkan bahwa pria lebih rentan daripada wanita, dengan hubungan yang lebih kuat antara polusi partikel dan kerapuhan.
[irp]
“Kerapuhan merupakan dampak kesehatan kritis yang membutuhkan perhatian segera, terutama dengan populasi yang menua. Hal ini terkait dengan meningkatnya kerentanan, hilangnya kemandirian, dan biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi. Yang penting, kerapuhan bukanlah sesuatu yang tak terelakkan; kelemahan dapat ditunda, dicegah, atau bahkan diatasi,” ungkap Dr. Zahra Jafari, dari Universitas Dalhousie dan rekan penulis tinjauan ini.
Otto-Emil Jutila dari Universitas Edinburgh, yang tidak terlibat dalam tinjauan tersebut, mengatakan bahwa memastikan udara yang lebih bersih, energi rumah tangga yang bersih, dan lingkungan bebas asap rokok, terutama di komunitas yang sangat terpapar adalah kuncinya.
[irp]
“Karena kerapuhan dapat dipulihkan, mengurangi paparan ini dapat memperpanjang usia kemandirian dan meringankan beban pada layanan kesehatan dan sosial,” katanya.
Seiring meningkatnya polusi di luar ruangan, maka risiko kerapuhan juga meningkat Di Inggris, misalnya, ini bisa berarti sekitar 10-20% kasus kerapuhan disebabkan oleh polusi udara.
[irp]