Pohon Mindi, Tanaman Agroforestri dengan Beragam Manfaat

Klikhijau.com – Pohon mindi yang  menyandang nama ilmiah Melia azedarach. Memiliki daya potensial untuk dikembangkan. Ia merupakan jenis kayu yang cepat tumbuh. Tak hanya cepat tumbuh, tapi juga ce...

Pohon Mindi,  Tanaman Agroforestri dengan Beragam Manfaat
Bacakan Artikel

Malainya memiliki panjang 10 hingga 22 cm yang berkelamin dua, yakni bunga betina dan jantan  yang terletak pada pohon yang sama.

Pohon dari famili Meliaceae ini memiliki daun mahkota berjumlah 5 dengan panjangnya 1 cm, berwarna ungu pucat, dan memiliki bau yang harum. Buahnya ketika masak berwarna coklat kekuningan. Buahnya berjenis buah batu.

Tumbuhan dari genus Melia ini  dapat tumbuh setinggi 10 hingga 20 meter. Selain dibudidayakan, mindi juga banyak tumbuh  liar di wilayah dekat pantai. Ia juga dapat ditemukan di dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut.

Penyebaran dan kandungan

Dilansir dari news.unair penyebaran pohon ini berasal  dari Asia, lalu menyebar luas hingga ke benua-benua lainnya. Dalam perkembangannya dikenal tiga tipe yaitu tipe China, India,  dan liar.

Mindi di Indonesia banyak dikelompokkan sebagai tipe liar dengan ciri penampakan pohon yang tinggi  kurang 45 meter. Sementara tipe India dan China sebagai pohon yang kecil.

Secara fitokimia mindi mengandung limonoid, flavonoid, terpenoid, steroid, asam-asam organik, alkaloid, antrakuinon, saponins, dan  tannin.

Buah, kulit batang, daun, biji mindi menunjukkan menghambat sampai membunuh sel kanker usus, kanker payudara,  kanker paru,  kanker ginjal, dan serviks hepatoma, kanker darah,  kanker mulut, prostat, dan masih beberapa lainnya lagi.

Kulit batang dan kulit akarnya mengandung toosendanin, kaemferol, margoside, resin, tannin dan trirterpene kulinone sehingga dapat digunakan menyembuhkan hipertensi dan cacingan. Hanya saja,  kulit akar pohon ini bersifat beracun yang bisa merangsang muntah.

Sedangkan kayunya, pada industri kerajinan meubel tumbuhan ini digunakan sebagai salah satu pengganti kayu jati pada saat pasokannya berkurang, khususnya di Jepara.

Klasifikasi ilmiah


  • Kerajaan: Plantae

  • Divisi:  Magnoliophyta

  • Kelas: Magnoliopsida

  • Ordo: Sapindales

  • Famili: Meliaceae

  • Genus: Melia

  • Spesies: M. azedarach

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2