Plastik Berwarna Cerah Terurai Lebih Cepat Menjadi Mikroplastik, Temuan Studi

Klikhijau.com – Sampah plastik telah menjadi musuh bebuyutan seluruh dunia. Keberadaannya tak diinginkan—harus diberantas. Karena sangat meresahkan dan merugikan, baik terhadap lingkungan maupun keseh...

Plastik Berwarna Cerah Terurai  Lebih Cepat Menjadi Mikroplastik, Temuan Studi
Bacakan Artikel

“Sungguh menakjubkan bahwa sampel yang disimpan di atap gedung di Leicester dan sampel yang dikumpulkan di pantai berangin di ujung selatan benua Afrika menunjukkan hasil yang serupa,” kata Dr Sarah Key, yang memimpin proyek tersebut.

“Apa yang ditunjukkan oleh eksperimen adalah bahwa bahkan dalam lingkungan yang relatif dingin dan berawan hanya dalam waktu tiga tahun, perbedaan besar dapat terlihat dalam pembentukan mikroplastik,” lanjutnya.

Sementara itu,  Profesor Sarah Gabbott, juga dari Universitas Leicester, yang ikut menulis penelitian tersebut mengatakan, dirinya sering bertanya-tanya mengapa mikroplastik di pasir pantai sering kali tampak seperti warna pelangi.

“Saya berasumsi bahwa mata saya tertipu dan saya hanya melihat mikroplastik yang lebih berwarna karena lebih mudah dikenali. Ternyata kemungkinan besar terdapat lebih banyak mikroplastik berwarna cerah di lingkungan karena benda-benda plastik yang berpigmen merah, hijau, dan biru lebih rentan terfragmentasi menjadi jutaan partikel mikroplastik kecil namun berwarna,” katanya dikutip dari The Guardian.

Studi lapangan yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Pollution jadi bukti pertama mengenai dampak plastik berwarna. Hal ini menunjukkan bahwa pengecer dan produsen harus lebih mempertimbangkan warna plastik yang berumur pendek.

Karena itu, para pengecer didesak untuk berhenti membuat produk sehari-hari seperti botol minuman, furnitur luar ruangan, dan mainan dari plastik berwarna cerah setelah para peneliti menemukan bahwa plastik tersebut terurai menjadi mikroplastik lebih cepat daripada warna biasa.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2