Perubahan Iklim Telah Melangitkan Harga Pohon Natal
Klikhijau.com – Perayaan natal tahun ini akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya karena pademi Covid-19 belum surut. Namun, juga karena harga pohon natal melambung tinggi. Mera...
Klikhijau.com – Perayaan natal tahun ini akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya karena pademi Covid-19 belum surut. Namun, juga karena harga pohon natal melambung tinggi.
Merayakan natal, akan sangat terasa kurang tanpa pohon natal. Sayangnya perubahan iklim membuat harga pohon natal asli tahun ini jauh lebih mahal daripada tahun-tahun lampau.
Itu artinya, jika Anda yang merayakan natal dan ingin membeli pohon natal asli, siap-siap merogoh kocek lebih dalam.
Harga pohon natal telah naik 10 hingga 15 sejak tahun lalu, menurut Jeri Seifert, presiden Asosiasi Pohon Natal California. Masalah dimulai karena kebakaran hutan dan gelombang panas awal tahun ini.
[irp]
Para petani pohon Natal di Oregon dan California menerima dampak paling parah dari bencana tersebut. Dengan petani Oregon menjadi produsen pohon Natal terbesar di Amerika Serikat (AS), kesulitan mereka telah mempengaruhi seluruh negeri.
Biasanya, negara bagian memproduksi sekitar 40 persen pohon natal yang dibeli di AS. Namun, produksinya tahun ini jauh lebih rendah karena panas dan kebakaran.
“Saya memiliki kematian pohon natal 30 persen, begitu pun setiap bibit rusak tanpa pertanyaan,” kata Tom Norby, seorang petani pohon natal di Oregon.
Norby, yang juga presiden Asosiasi Penanam Pohon Natal Oregon mengatakan bahwa petani di seluruh negara bagian telah mengalami masalah serupa.
“Ada benar-benar ladang dengan ratusan hektare bibit mati. Yang ada hanya 100 persen kematian di seluruh bidang. Jika Anda menghasilkan satu juta pohon per tahun, Anda tidak punya waktu untuk menghadapinya,” tambah Norby.
[irp]