Permaculture, Suatu Konsep Menjaga Integritas Harmonisasi Alam dan Manusia

Klikhijau.com –  Alam dan manusia itu sepasang kekasih. Tak terpisahkan. Jika pun terpisah, pasti ada salah satunya akan meluka. Agar tak ada yang meluka, maka perlu ada konsep untuk menjaga integr...

Permaculture, Suatu Konsep Menjaga Integritas Harmonisasi Alam dan Manusia
Bacakan Artikel

Tak hanya itu melalui pendekatan ini, masyarakat dapat memproduksi perkebunan organik yang sehat, metode produksi energi alternatif, dan tentu saja pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.

Hal itu dikarenakan metode desain permakultur Ini bekerja bersama sistem alam, mengurangi limbah dan polusi, dan mampu memproduksi makanan melalui hasil panen produktif dengan penggunaan energi yang rendah.

Kelebihan permakultur

Menurut Mollison (1988), permakultur/permaculture memiliki kelebihan, yakni tak membutuhkan lahan luas. Meski demikian tetap mampu menghasilkan berbagai jenis hasil pangan.

Konsep ini cocok diterapkan  pada kawasan ekowisata sesuai dengan keadaan lingkungan ekowisata tersebut.

Permakultur sendiri memang berangkat dari pemikiran Bill Mollison. Konsepnya adalah bekerjalah dengan alam, bukan melawannya.

Dalam permakultur, manusia difungsikan dan berperan sebagai desainer untuk kehidupannya sendiri. Manusia dituntut memiliki tanggung jawab terhadap masa depannya dan bumi.

Prinsip utama dari permakultur adalah bertanggung jawab akan eksistensi manusia dan keturunannya, termasuk menjaga keberlangsungan puspa, satwa, dan makhluk hidup lainnya.

Hal yang perlu diperhatikan  dalam permakultur  adalah perlu ada pemahaman akan kondisi lansekap dan penataan ruang didalamnya. Karenanya kita perlu memperhatikan kondisi atau keadaan tanah dan tanaman yang memungkinkan untuk bertumbuh.

Konsepnya merupakan konsep yang berupaya untuk menjaga hidup berkelanjutan, karena permakultur menjaga harmonisasi alam dan manusia yang berarti menjaga nilainilai budaya setempat.

Kelebihannya ini dapat dijadikan sebagai fasilitas dan daya tarik bagi wisatawan dan juga untuk dinikmati oleh masyarakat lokal.

Permakultur merupakan cabang ilmu desain ekologis, teknik ekologis, dan desain lingkungan yang mengembangkan arsitektur berkelanjutan dan sistem pertanian swadaya berdasarkan ekosistem alam.

Hal menarik dari permakultur ini karena tak terbatas ruang, ia bisa dala konteks perkotaan dan juga pedesaan, skala desainnya bisa berapa pun. Permakultur adalah upaya bagaimana kita bekerja bersama, bukan “bermusuhan” dengan alam.

Dasar etik permakultur

Permakultur memiliki dasar etik yang harus diterapkan, yakni:


  • Peduli akan bumi



Dasar etik ini menyadarkan kita untuk menyediakan semua sistem kehidupan, yakni elemen hidup dan mati guna tetap berkelanjutan dan tidak berkurang, tapi harus bertambah,


  •   Peduli akan manusia



Etik ini memberikan kita energi bagaimana  memperluas akses sumber daya yang diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia.


  • Pengaturan batas konsumsi dan populasi



Maksud dari etika ini adalah kita  harus mengatur seberapa banyak kebutuhan sendiri. Hal ituakan membuat kita bisa  menyisihkan sumber daya untuk masa depan.

Apa pun yang kita ambil dari alam, maka kita pun harus mengembalikannnya. Karena alam membutuhkan pengembalian dari apa yang sudah diterima manusia.

Dengan adanya kode etik tersebut, antara alam dan manusia terjadi hubungan yang harmonis. Manusia menjaga dan merawat alam dan alam memberikan apa yang dibutuhkan manusia.

Karenanya itu, dalam penerapan permakultul harus memiliki perancangan ekologis, agar bisa  bisa membangun sistem pemanfaatan energi, baik energi yang masuk maupun energi yang keluar secara efisien.

 Metode  permakultur

Untuk menerapkan permakultur pun, ada proses desain ekologis yang perlu dilakukan, yakni dengan metode dan langkah Survey, Analisis, Desain, dan Rencana atau biasa disingkat SADAR.

Selain itu ada pula proses Terapkan, Rawat, Evaluasi, dan Oprek atau TREO . Metode ini  bisa disederhanakan menjadi mengidentifikasi apa yang diperlukan dan apa yang jadi prioritas, apa  mendesak, waktu pelaksanaannya kapan, lokasi yang tepat di mana, dan prosesnya bagaimana?

Bagaimana tertarik menerapkan permaculture atau permakultur?

 Dari berbagai sumber

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2