Peringati Hardiknas 2024, Yayasan Phinisi Globe Cendekia Dekatkan Pelajar dengan Alam

Klikhijau.com – Masih pagi, Ruma’ telah mengantar ketiga anaknya ke Tandabaca. Ketiganya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Mereka akan mengikuti lomba yang digelar Yayasan Phinisi Globe Cendek...

Peringati Hardiknas 2024, Yayasan Phinisi Globe Cendekia Dekatkan Pelajar dengan Alam
Bacakan Artikel

Apa yang diharapkan oleh Faisal mendapat sambutan dari Kepala Desa Kindang, Indra. Dalam sambutannya, Indra mengatakan bahwa pemerintah desa selalu siap untuk berkolaborasi dalam meningkatkan Pendidikan dan kreativitas pemuda.

“Saya selaku aparat pemerintah akan selalu memberikan kesempatan dan ruang yang luas untuk anak bangsa dalam melanjutkan pendidikannya. Kemudian saya juga mengimbau orangtua untuk mendorong anak-anaknya dalam menempuh pendidikan hingga ke jenjang paling tinggi,” ungkapnya.

[caption id="attachment_30849" align="aligncenter" width="1000"] Suasana lokasi kegiatan-foto/Ist[/caption]

Menikmati lomba di alam terbuka

Dipilihnya Tandabaca sebagai lokasi kegiatan adalah upaya untuk mendekatkan peserta pada alam terbuka. Sehingga para peserta yang masih duduk dibangku SD itu lebih santai.  Mereka dapat berlomba sambil bermain.

Upaya itu telihat berhasil, itu terbukti dari tidak ada tekanan yang tergambar di wajah para peserta. Begitu pula para orang tua yang mengantar anaknya. Mereka juga terlihat lebih santai.

Berada di alam terbuka memang bisa membuat lebih santai dan sehat.  Cabe (2009) mengungkapkan alam dapat berperan dan menjadi terapi bagi meningkatnya jumlah masalah kesehatan mental di masyarakat.

Kawasan memiliki kemampuan untuk memberikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat karena kemampuannya untuk membentuk pikiran yang sehat, mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan fisik.

Oktaviyani dan Ariana (2019) juga mengungkapkan bahwa sebuah studi di Washington mengenai akses ke ruang terbuka hijau, aktivitas fisik, dan kesehatan mental yang melibatkan 4338 anak kembar mendukung hipotesis bahwa akses yang lebih baik ke ruang terbuka hijau berkaitan dengan tingkat depresi yang lebih rendah.

Ruang terbuka hijau dianggap memengaruhi kesehatan mental melalui peningkatan aktivitas fisik, dengan menyediakan tempat bagi warga sekitar untuk bertemu, memfasilitasi ikatan sosial, serta mengurangi stres dan kelelahan mental.

Dikutip dari  Fimela, ada beberapa penelitian terbaru menemukan jika anak-anak yang suka bermain di luar ruangan atau di alam terbuka memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Bermain di alam terbuka bahkan bisa meningkatkan kecerdasan dan kreativitas otak anak.

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di University of Exeter, Inggris menemukan jika anak-anak yang bermain di alam terbuka dan melibatkan fisik seperti lompat tali, memanjat pohon, bersepeda, bermain bola dan sejenisnya justru memiliki kesehatan fisik yang lebih baik. Anak-anak ini juga memiliki kesehatan mental yang lebih mengesankan.

Ditutup dengan pemberian hadiah

Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian hadiah lomba. Peserta dan orangtua terlihat puas dan senang.

Tidak hanya Ruma’ yang antusias dengan kegiatan tersebut. Perawati, salah satu  orangtua murid juga demikian, ia merasa bersyukur dilaksanakannya kegiatan tersebut dan berharap adanya kegiatan selanjutnya.

“Sangat bermanfaat untuk semua anak-anak terutama yang ada di Desa Kindang. Harapan saya seringlah melakukan kegiatan seperti ini untuk terus melatih anak-anak. Semoga penyelenggaraan ke depannya bisa menambah jenis lomba lain dan memperluas tingkatan peserta dari TK hingga SMP,” ungkapnya.

Nur Ainun Salsabila salah seorang peserta mengaku senang karena bisa ikut lomba.

“Saya sangat senang sekali bisa ikut lomba. Semoga sering ada kegiatan supaya saya ikut lagi,” katanya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2