Perihal Ozon, Protokol Montreal, dan 4 Fakta yang Mengiringinya

Klikhijau.com – Lapisan ozon berperan penting dalam kehidupan ini. Karena keberadaannya dapat menyerap radiasi UV atau ultra violet (UV) dari matahari. Perannya adalah melindungi radiasi yang tinggi s...

Perihal Ozon, Protokol Montreal, dan 4 Fakta yang Mengiringinya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Lapisan ozon berperan penting dalam kehidupan ini. Karena keberadaannya dapat menyerap radiasi UV atau ultra violet (UV) dari matahari. Perannya adalah melindungi radiasi yang tinggi sampai ke permukaan Bumi.

Untuk melindungi lapisan ozon, maka dibuatlah Protokol Montreal atau lengkapnya  Protokol Montreal atas zat-Zat yang mengurangi Lapisan Ozon.

Protokol ini telah diadopsi 35 tahun yang lalu. Menariknya hingga saat ini masih menjadi perjanjian lingkungan penting, menyelamatkan jutaan orang dari kanker dan berkontribusi secara signifikan terhadap perlindungan sistem iklim Bumi.

Perjanjian penting dari PBB ini melarang pelepasan bahan kimia perusak ozon yang berbahaya seperti klorofluorokarbon atau CFC.

Protokol Montreal merupakan  sebuah traktat internasional. Dirancang khusus untuk melindungi lapisan ozon dengan meniadakan produksi sejumlah zat. Zat yang dimaksud adalah yang diyakini bertanggung jawab atas berkurangnya lapisan ozon.

Berikut adalah empat fakta tentang ozon, dan  Protokol Montreal:



  • Protokol Montreal dibuat untuk mengatasi penipisan ozon



Pada tahun 1970-an, para ilmuwan, menemukan bahwa fungsi penting dari stratosfer yang dilakukan oleh ozon dirusak oleh bahan kimia industri yang persisten yang dikenal sebagai klorofluorokarbon (CFC).

Bahan kimia ini menyebabkan penghancuran molekul ozon dan menipiskan lapisan yang melindungi semua kehidupan di Bumi. Salah satu perhatian utama adalah “lubang” besar yang terbuka di lapisan ozon setiap tahun di atas Antartika.

Ozon stratosfer, yang ditemukan sekitar 7-25 mil di atas Bumi, melindungi kehidupan di permukaan bumi dari efek berbahaya radiasi ultraviolet, termasuk kanker kulit dan melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia. Ini juga memungkinkan ekosistem yang sehat dan pertanian produktif.

Ilmuwan atmosfer mengidentifikasi tindakan yang dilakukan manusia untuk menyebabkan penipisan ozon stratosfer. Klorin dan bromin, yang dilepaskan oleh penguraian CFC, sangat bermasalah.

Protokol Montreal 1987 menghentikan produksi dan penggunaan zat ini dan zat lain yang menguras ozon. Larangan ini berdampak positif dan signifikan pada lapisan ozon .



  • Hilangnya ozon stratosfer mengubah cuaca



Menghilangnya lapisan ozon telah mengubah cuaca  lebih dari separuh planet ini. Selain itu, juga  memungkinkan lebih banyak radiasi ultraviolet menembus ke permukaan, lubang ozon yang terbentuk di Antartika setiap tahun menciptakan banyak dampak iklim yang luas di Belahan Bumi Selatan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2