Peradaban Manusia Berpotensi Runtuh karena Perubahan Iklim
Klikhijau.com – Teror perubahan iklim belum juga berhenti. Beragam hal yang memiriskan terus saja ditemukan oleh para peneliti. Terbaru jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mempub...
Klikhijau.com – Teror perubahan iklim belum juga berhenti. Beragam hal yang memiriskan terus saja ditemukan oleh para peneliti.
Terbaru jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mempublikasi temuan dari sebuah tim ilmuwan internasional. Mereka telah mendesak untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang jalur spesifik di mana peradaban manusia berpotensi runtuh karena perubahan iklim .
Potensi runtuhnya peradaban manusia tentu menjadi kabar duka. Karena ketiadaan peradaban, akan mengkacaubalaukan kehidupan manusia itu sendiri.
Penulis utama penelitian itu, yang juga seorang ahli dalam Kependudukan dan Kesehatan Masyarakat di Universitas British Columbia, Daniel Steel mengatakan, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa perubahan iklim mengancam kelayakhunian sebagian besar di Bumi dan bahkan peradaban itu sendiri, tetapi yang mengejutkan hanya ada sedikit penelitian tentang bagaimana keruntuhan bisa terjadi dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya
[irp]
“Pemahaman yang lebih baik tentang risiko keruntuhan sangat penting untuk etika dan kebijakan iklim,” ,” jelas Steel.
Dalam artikel mereka, Steel dan rekan-rekannya mendefinisikan keruntuhan peradaban sebagai hilangnya kapasitas masyarakat untuk mempertahankan fungsi pemerintahan yang penting, seperti menjaga keamanan, menerapkan bentuk hukum yang adil, dan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan atau air.
Mengenai keruntuhan peradaban manusia, para ilmuwan mengidentifikasi tiga kemungkinan scenario, yakni:
-
Runtuhnya lokasi spesifik yang rentan
-
Runtuhnya beberapa wilayah perkotaan dan nasional
-
Keruntuhan global
Pengertian peradaban menurut ahli
Apa sih peradaban itu? Peradaban secara umum adalah bagian dari kebudayaan, itu jika merujuk pada buku pengantar Antropologi: Sebuah Ikhtisar Mengenal Antropologi oleh Gunsu Nurmansyah dkk (2012:100-101). Dalam bahasa bahasa Jerman peradana adalah Die Zivilsation, sedangkan dalam Belanda adalah bescahaving. Sementara dalam bahasa Inggris disebut civilization, yang dalam bahasa latin adalah “civilis” yang berarti sipil, berhubungan dengan kata “civis” (penduduk) dan “civitas” (kota). Jadi, secara bahasa, peradaban atau “civilation” adalah penduduk yang memiliki kemajuan dan lebih baik. Berikut pengertian peradaban menurut para ahli: [irp]-
Prof. Dr. Koentjaraningrat
-
Gordon Childe
-
Bierens De Hann
-
Alfred Weber
-
Czarnowski
-
Oswald Spengler
-
Albion Small