Pengelolaan Sampah untuk Pengendalian Perubahan Iklim

Klikhijau.com โ€“ Sampah menjadi persoalan besar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Dalam hal ini penanganan sampah memerlukan keterlibatan semua pihak. Karena itu PT Paiton Energy (Pa...

Pengelolaan Sampah untuk Pengendalian Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Saat ini, terdapat 15 bank sampah aktif binaan Paiton Energy dan pemerintah di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo. Dengan adanya pembinaan teknis, diharapkan bank sampah di kedua daerah ini akan terus bertambah, baik jumlah, omzet, dan tingkat reduksi sampahnya.

Sementara itu, khusus untuk kampanye ecobrick dilakukan melalui pelatihan pembuatan ecobrick ke komunitas, baik desa, sekolah, pesantren, dan kelompok formal dan informal (arisan PKK, pengajian, dll) di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo.

Pada tahun 2019, dibuat bangunan taman ramah lingkungan berupa miniatur candi Jabung dari bahan baku ecobrick dan tanah liat, dilakukan oleh 33 trainer Global Ecobrick Alliance (GEA) se-Indonesia dengan melibatkan 250 relawan dari unsur masyarakat umum & pelajar.

Ecobrick adalah botol berbahan plastik yang diisi sampah plasik hingga penuh dan padat. Tujuan pembuatan ecobrick agar plastik tidak melepaskan CO2 saat terpapar matahari, terbakar, tercecer di sungai dan berakhir di laut sehingga mencemari biosfer.

Ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti material bangunan seperti balok atau bata. Ecobrick juga dapat dipakai untuk membuat furniture modular yang bisa dibongkar-pasang, seperti kursi taman.

Chief Financial Officer Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan program pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Perusahaan menjadi platform untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong untuk mengendalikan dampak perubahan iklim di tingkat masyarakat. Ini mengurangi emisi karbon dari membakar sampah.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: