Pengelolaan Sampah untuk Pengendalian Perubahan Iklim

Klikhijau.com – Sampah menjadi persoalan besar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Dalam hal ini penanganan sampah memerlukan keterlibatan semua pihak. Karena itu PT Paiton Energy (Pa...

Pengelolaan Sampah untuk Pengendalian Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Chief Financial Officer Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan program pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Perusahaan menjadi platform untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong untuk mengendalikan dampak perubahan iklim di tingkat masyarakat. Ini mengurangi emisi karbon dari membakar sampah.

“Kegiatan berupa ecobrick dan bank sampah yang dilakukan masyarakat pada lokasi Proklim bisa menjadi contoh nyata pelaksanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang sekaligus dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim,” kata Bayu.

Saat ini Paiton Energy dan DLH Kabupaten Probolinggo telah menyepakati kerjasama mewujudkan program Recycling Center yang berlokasi di pasar lama Paiton, Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan pengembangan kegiatannya sebelumnya yaitu program pengelolaan sampah terpadu untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Probolinggo. Diharapkan nantinya, program Recycling Center dapat dijadikan sebagai proyek percontohan untuk mewujudkan konsep ekonomi sirkular.

Selain itu, melalui program Waste to Energy CSR Project, Paiton Energy bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebesar 234 kWh di Laboratorium Parangtopo, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Depok. Ini merupakan upaya Paiton Energy dalam mitigasi perubahan iklim dari sektor sampah.

CFS Manager PT Paiton Energy – POMI Bambang Jiwantoro mengatakan melalui program ecobrick ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap program-program pengendalian dan pengolahan sampah. Penerima manfaat dari program adalah masyarakat luas.

“Secara prinsip ecobrick bukanlah satu-satunya tujuan, namun yang lebih utama adalah perubahan pola pikir masyarakat dalam menyelesaikan masalah plastik. Dengan demikian pencegahan kerusakan lingkungan akibat plastik dapat dilakukan oleh setiap individu,” kata Bambang.

Gerakan ecobrick yang dilakukan selama ini telah memberikan manfaat yang dibuktikan dengan ditetapkannya Paiton Energy sebagai penerima Indonesia Green Award tahun 2020 dan 2021 untuk kategori penanganan sampah plastik. Gerakan ecobrick membawa masyarakat secara bersama-sama bergerak membersihkan dan menghijaukan lingkungan.

Paiton Energy telah melaksanakan program CSR sejak tahun 2000 yang dirancang setiap tahun, dan dipantau oleh Komite Pengembangan Masyarakat. Program dikategorikan dalam tiga fokus, yaitu mendukung keberlanjutan perusahaan (pembangkit), keberlanjutan sosial ekonomi, serta keberlanjutan energi dan lingkungan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2