Pemantauan Pemutihan Karang Dilakukan di Perairan Selayar, Begini Hasilnya!

Klikhijau.com – Pemantauan pemutihan karang dilakukan Petugas Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II TN Taka Bonerate di 9 lokasi di Selayar. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kar...

Pemantauan Pemutihan Karang Dilakukan di Perairan Selayar, Begini Hasilnya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pemantauan pemutihan karang dilakukan Petugas Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II TN Taka Bonerate di 9 lokasi di Selayar. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi karang sebagai satu ekosistem yang rentan dari berbagai ancaman.

Pemutihan karang (coral bleaching) merupakan satu masalah serius yang dipantau. Pemutihan dapat disebabkan oleh perubahan kondisi lingkungan khususnya suhu, penyinaran matahari secara berlebihan, infeksi bakteri, penyakit karang, dan tekanan dari lingkungan.

Peningkatan suhu juga dapat menyebabkan karang menjadi stress. Sehingga sangat rentan mengalami kematian apabila tidak memiliki ketahanan dan kelentingan untuk dapat melewati masa tersebut dan kembali ke kondisi semula.

Periode panas yang diduga menyebabkan pemutihan diprediksi terjadi antara periode April-Juli setiap tahunnya.

Data dan informasi terkait ada tidaknya terjadi kerusakan karang sangat dibutuhkan untuk pengambilan kebijakan pengelolaan dan upaya tanggap konservasi terumbu karang yang lebih adaptif.

Dengan data tersebut, potensi kerusakan karang dapat diminimalisir. Maka sesuai prediksi terjadinya periode panas, petugas teknis dan petugas lapang SPTN Wilayah II Jinato melakukan pemantauan pemutihan karang pada tanggal 6 hingga 21 April 2020.

Lokasi pemantauan meliputi wilayah kerja SPTN II Jinato, dengan perwakilan 3 lokasi di masing-masing resor. Lokasi tersebut yakni Perairan Jinato, Perairan Lantigiang, dan Taka Kayu Bulan Barat di wilayah Resor Jinato.

Wilayah Taka Malori, Taka Bajang Pogo, Taka Kumai di wilayah Resor Pasitallu Tengah. Sedangkan 3 lokasi di wilayah Resor Pasitallu Timur antara lain Taka Selo, Taka Gamma, dan Taka Taburi.

Total ada 27 titik pemantauan dengan jumlah titik per lokasi amatan disesuaikan dengan luas hamparan karangnya.

Hasil pantauan pemutihan karang

Hasil sementara dari pemantauan yang dilakukan diketahui tidak terjadi pemutihan karang secara massal akibat perubahan suhu lautan di seluruh wilayah amatan.

[caption id="attachment_13989" align="alignnone" width="448"]Pemutihan karang Pemutihan karang-Foto/Andi Rezki Mutmainnah[/caption]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2