Belajar Menghargai Persahabatan dari Flamingo

Klikhijau.com - Gigil pagi masih mencengkram. Saya membuka aplikasi sosial media. Mencari kabar sahabat-sahabat saya. Persahabatan di masa pandemi ini sepertinya juga sedang diuji. Namun untuk melewat...

Belajar Menghargai Persahabatan dari Flamingo
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Gigil pagi masih mencengkram. Saya membuka aplikasi sosial media. Mencari kabar sahabat-sahabat saya. Persahabatan di masa pandemi ini sepertinya juga sedang diuji. Namun untuk melewati ujian itu, sepertinya tak ada salahnya belajar dari burung flamingo

Burung Flamingo adalah spesies burung berkaki panjang yang hidup berkelompok. Mereka berasal dari genus Phoenicopterus dan familia Phoenicopteridae. Burung ini ditemukan di belahan bumi barat dan timur, tetapi lebih banyak terdapat di belahan timur. Terdapat 4 spesies flamingo di Amerika dan 2 jenis flamingo di Dunia Lama.

Burung ini sering terlihat hanya memiliki satu kaki. Karena ia sering mengangkat satu kakinya. Flamingo muda keluar dari telur dengan warna abu-abu, tetapi flamingo dewasa memiliki warna bervariasi dari merah muda hingga merah cerah karena bakteri akuatik dan beta karoten yang terkandung dalam makanan mereka.

Paruh mereka yang berbentuk sedemikian rupa beradaptasi untuk menyaring air dan lumpur untuk mendapatkan makanan. Struktur lamellae, yang juga terdapat pada burung akuatik penyaring makanan lainnya, terdapat dalam paruh mereka dan membantu proses penyaringan.

Perihal persahabatan, jurnal Behavioral Processes baru-baru ini mempublikasikan sebuah temuan bahwa flamingo membentuk persahabatan yang erat. Persahabatan ini dibentuk dengan burung-burung tertentu dalam kawanan mereka yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Studi itu dilakukan oleh para peneliti dari University of Exeter. Mereka dengan sabar mengamati empat spesies flamingo selama lima tahun, yakni sejak tahun 2012-2016. Burung yang diamati berasal dari WWT Slimbridge Wetland Centre, Inggris. Keempat burung yang diamati ialah flamingo Karibia, Chili, Andean dan Lesser.

Ikatan sosial yang kuat

Dari hasil pengamatan itu, terungkap bahwa burung-burung itu membentuk ikatan sosial yang kompleks di dalam kawanan. Hubungan seperti pasangan menikah, pertemanan sesama jenis, dan teman dalam kelompok yang terdiri dari tiga hingga empat burung terlihat dalam keempat spesies tersebut.

"Sama halnya seperti manusia, flamingo membentuk ikatan sosial karena berbagai alasan, dan fakta bahwa mereka begitu tahan lama menunjukkan hal itu penting untuk bertahan hidup di alam liar," jelas Paul Rose.

Paul Rose merupakan pemimpin penelitian tersebut. Ia mengatakan hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat flamingo cukup kompleks. Menurut Rose, burung flamingo terbentuk dari persahabatan lama dan bukan dari hubungan acak yang longgar.

Dari hasil penelitian itu, kita bisa belajar bahwa persahabatan yang erat bisa terjalin selama bertahun-tahun. Flamingo bukanlah burung egois yang setelah menemukan jodohnya ia hanya menghabiskan waktu dengan jodohnya tersebut

Beberapa pasangan dari burung jenis ini yang telah kawin tetap menghabiskan banyak waktu bersama, dan tetap membentuk ikatan sosial lain yang lebih banyak.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2