P3E Suma KLHK Gelar Diskusi Peningkatan Kapasitas Kehumasan

Klikhijau.com – Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menggelar diskusi peningkatan kapasitas siaran pers dan publ...

P3E Suma KLHK Gelar Diskusi Peningkatan Kapasitas Kehumasan
Bacakan Artikel

"Perbanyak tabungan perbendaharaan kata. Hindari kesalahan pemakaian kata. Beda huruf, beda makna sehingga bisa menyebabkan distorsi bagi penerima informasi," ujar Darhamsyah, saat memberikan tips sebagai humas Pemerintah.

Darhamsyah juga menegaskan, agar Kehumasan tetap menjaga narasi dan artikulasi.

“Informasi berbanding dengan akurasi. Jangan sampai kita akan mengumpulkan informasi tetapi telat merespon suatu kasus. Untuk data dalam setiap informasi juga haruslah akurat,” jelasnya.

Kuncinya, kata Darhamsyah, paradigma Humas harus aware terhadap perkembangan IT dan media.

“Humas tidak boleh bohong. menutup fakta dan data, tetapi juga penting untuk membatasi mana yang bisa  dibagi informasinya, mana yang tidak. Membangun hubungan dengan media massa juga sangat penting,” katanya.

[irp]

Penguatan materi siaran pers

Sementara, Narasumber dalam diskusi Kehumasan ini, Anis Kurniawan, Penulis dan Direktur Klikhijau.com membahas secara spesifik mengenai teknik menulis press release atau siaran pers, sebagai hal penting dalam kehumasan.

Hal paling mendasar kata Anis, kaitanya dengan penulisan adalah memahami hal-hal fundamental dalam penulisan. Setiap Humas, mesti memahami visi kelembagaan atau instansinya, karena ini akan berkaitan dengan ideologi berita yang dipublikasi.

“Untuk bisa menulis press release yang baik, pertama adalah menguasai kaidah penulisan yang benar. Perkuat data-data. Menulis dengan standar jurnalistik yang menenuhi kebutuhan informasi,” jelas Members SIEJ ini.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: