Musim Hujan Juga Musim Petaka Bagi Pepohonan

Klikhijau.com – Pepohonan memiliki banyak lawan tangguh. Lawan yang bisa mematahkan rantingnya, membuatnya keropos, bahkan membuatnya tumbang. Setiap musim, pepohonan menjalani hidup yang mengkhawa...

Musim Hujan Juga Musim Petaka Bagi Pepohonan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Apakah pohon tumbang karena faktor alam atau ada faktor lain yang menyertainya, semisal kesehatan pohon dan cara perawatannya yang tak benar.

Tempo, pada tahun 2018 lalu pernah memuat berita mengenai pentingnya menjaga kesehatan pepohonan. Tulisan itu lahir karena pada awal Januari 2018 lalu patahan pohon damar agathis atau Agathis dammara L. menimpa puluhan pengunjung Kebun Raya Bogor. Musibah itu mengakibatkan tujuh korban tewas.

Peneliti sekaligus guru besar entomologi hutan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Dodi Nandika saat itu mengatakan pohon itu tumbang karena keropos dimakan rayap.

"Rayap menyukai kelembapan tinggi tapi hangat.” Karena itu, penting untuk memonitor pohon-pohon. Menurut dia, rayap punya kebiasaan memakan kayu pelan-pelan sampai batang pohon habis, tapi tidak terlihat dari luar.

Ancaman keropos semakin besar jika kondisi pohon terluka, misalnya luka akibat dipaku. Paku yang berkarat, kata Dodi, akan mempermudah bakteri dan rayap menggerogoti dalam kayu.

"Ada 13 bentuk anomali pohon yang sakit, tetapi tidak semua bentuk bisa terlihat secara visual.”

Beberapa tanda penyakit yang sering terjadi pada pohon yakni tanda luka terbuka, kanker batang, busuk hati, lapuk, liang kembara akibat rayap, liang serangga, gerowong, tumbuhan pengganggu lain, mati pucuk, daun layu, dan nekrosis.

Pepohonan tumbang karena tidak memiliki kekuatan untuk menahan bebannya, termasuk beban angin ditambah lagi karena kurang sehat alias tidak dirawat.

Tapi, sejujurnya saya juga curiga ada kontribusi partai politik bagi tumbangnya pepohonan, khususnya di pinggir jalan di musim hujan

Bagaimana dengan kamu?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2